20 Tahun Madina, Makanan Ringan, Kopi dan Ikan Mas Dari Sumbar

PELAKSANAAN Debat Publik Calon Bupati/Wakil Bupati Mandailing Natal yang dilaksanakan di PIA Hotel Kab.Tapteng,Jumat sore(13-11) pada intinya berjalan sukses dengan moderator Ray Rangkuty yang juga putra asli Kota Panyabungan itu.

Kalau kita melihat dari siaran langsung yang dibuat KPUD Mandailing Natal, terlihat bintangnya adalah Atika Azmi Utammi Nasution Calon Wakil Bupati yang berpasangan dengan HM. Jafar Sukhairi Nasution sebagai Calon Bupati Mandailing Natal.

Sebagai penulis, dari rangkaian perdebatan publik Calon Bupati/Wakil Bupati Madina tersebut yang menarik dan perlu ditindak lanjuti masalah UMKM atau ke arifan lokal yang ada di Mandailing Natal.

Artinya, soal Alame(Dodol) sejak dulu sudah ada di daerah kita, sehingga warga Madina yang pulang dari Jakarta selalu bawak dodol, padahal jauh lebih enak Dodol Panyabungan,tapi tidak ada niat pemerintah dan pengusaha untuk pengembangannya, hanya kebutuhan Individu yang muncul.

Begitu juga dengan Kipang Panyabungan, sejak Mandailing Natal, pisah dengan Tapsel nama Kipang Panyabungan, baik Merek si Zera, Kipang Rangkuty di Kampung Padang, Kipang Imal di Kayujati, serta Kipang lainnya redup dan tidak muncul lagi.

Makanya, ketika Paslon Nomor 3 tadi mengungkap Alame(Dodol) baru sedikit menarik Debat Publik yang di laksanakan KPUD dengan Moderator Nasional Ray Rangkuty.

Begitu juga ketika membahas Kopi, ngak usah kita berkelit ini dan itu, apa yang disampaikan Ir.H.Zubeir Lubis ngak perlu dulu ke luar negeri, cukup di negeri sendiri dulu dikuasai sudah bagus sekali.

Kenapa. .? Kopi hampir diseluruh Kedai Kopi di desa -desa masih dikuasai Kopi Pasaman Sumatera Barat, yang asli kopi di Cafe -Cafe belum menandakan untuk produksi kopi daerah kita.

” Kopi Pasaman Sumatera Barat dan Makanan ringan lainnya, serta Ikan Mas masih di Sumatera Barat, ” Ujar Rosni di Kantin Lena saat mendengar siaran langsung Debat Publik Calon Bupati/ Wakil Bupati Madina tersebut (Bersambung Terus)

 

Admin : Iskandar hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.