
PADANG LAWAS(Malintangpos Online): ” DPRD Itu Digaji Untuk Ngomong ” Kalimat itulah yang terucap dari Putra Asli Sigorbus Jae Iskandar Hasihuan,SE, yang ikut merasa Prihatin dengan nasib petani diwilayah Kec.Barumun Baru dan Kec.Ulu Barumun Kabupaten Padang Lawas, yang telah 3 Kali Musim Panen Gagal, karena kekurangan air.
” Waktu saya kecil, tidak diperbolehkan orangtua mandi sendirian di Aek Barumun, air ke Persawahan mengalir dengan baik,hasil Panen melimpah,” Ujar Putra Asli asal Desa Sigorbus Jae Iskandar Hasibuan,SE,saat bertemu dengan Warga di Padang Lawas, baru – baru ini.

Kata dia, sangat tidak masuk akal sehat saya, soal keluhan warga 2(Dua) Kecamatan tentang kekurangan air ke areal persawahan tidak bisa ditangani oleh 30 anggota DPRD dan Bupati Padang Lawas.
Harusnya, keluhan warga tersebut disahuti oleh 30 anggota DPRD, dengan cara membuat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Bupati Padang Lawas, Undang Pihak BWS Sumut II, Kapolres.

Soal apa..? Tanya Wartawan ” Itu Galian C Illegal, kenapa ngak Ditertibkan, bayangkan 400 Hektare sawah kekurangan air disebabkan maraknya Galian C Illegal.
” Yang Illegal kok dipelihara, nasib warga petani nggak diurus, mau dibawa kemana Padang Lawas,” ujarnya ( RD/Ay)
Admin : Dita Risky Saputri.SKM.








