360 Calhaji Kloter 05 Asal Madina di Berangkatkan Sekitar Pukul 14.00 Wib Dari Mesjid Agung Nur Ala Nur Aek Godang

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Insya Allah, 353 orang Calhaji dan 7 orang Petugas Calhaji, sekitar Pukul 14.00 Wib akan dilepas oleh Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution dari Mesjid Agung Nur Ala Nur Aek Godang Panyabungan, menuju Asrama Haji Medan.

” Akan dilepas oleh Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution dari Mesjid Agung Nur Ala Nur Aek Godang, sekitar pukul 14.00 Wib,” Ujar Kabid Informasi dan Pemberitaan Diskomimfo Madina Sobar Nasution,Senin(5/5) Via WhatsApp ketika dihubungi Redaksi.

Kata dia, Calhaji Madina seluruhnya 360 orang, 353 Calhaji dan 7 orang Petugas Haji Mandailing Natal.

Wartawan Media PT.Malintang Pos Group Syahputra.MS.Hasibuan, melaporkan dari 357 Calhaji salah satunya adalah Asma Tanjung Penjual Sate di Pasar Baru Panyabungan, Penduduk Jalan Bermula Kel.Sipolu – Polu Panyabungan.

Sebelumnya,Masih ingat kan? Penjual sate di depan Pasar Baru dulu? Beliau adalah ibu Asma Tanjung binti Muhammad Khatib Sulaiman.

Sejak tahun 1970 sudah jualan sate di Panyabungan, ketika kota ini masih sangat sederhana. Sudah 55 tahun berarti. Ia adalah saksi berbagai perubahan di kota Panyabungan ini.

Waktu itu, siapa yang terpikir bahwa di balik usahanya menyiapkan sate, terbersit niat untuk suatu waktu akan naik haji.

Bayangkan, ketika orang kaya dapat dengan mudah bolak-balik ke Mekah, ibu ini hanya membangun harapan dari setiap tusuk sate yang terjual dengan suaminya tercinta dan anak – anaknya.

Ketika itu tahun 1980, beliau mulai menanamkan niat bersama Suaminya: Harus ke Mekah Naik Haji. Buat seorang penjual sate, keinginan naik haji masa itu nyaris satu hal yang tidak mungkin. Apalagi kebutuhan keluarga makin hari makin meningkat.

Kenapa..? Karena Putra – Putrinya harus Sekolah lagi, tetapi Suami/ istri Penjual Sate tersebut tidak menyerah, menabung terus dan sekolah putra – putrinya harus berhasil juga.

Buktinya, Tahun 2012, Ibu Asma Tanjung mulai mendaftarkan tabungan haji pertama. Butuh 32 tahun untuk bisa mewujudkan pendaftaran haji itu.

Itu bukan waktu yang singkat. Selama ini jugalah Ibu Asma Tanjung mengumpulkan receh demi receh untuk niat ke Baitullah Dan Menjual Sate di turunkan kepada Putra – putrinya.

Tiga belas tahun kemudian, tahun ini, baru tiba gilirannya. Atau 55 tahun sejak adanya keinginan berhaji. Karena itu, buat Ibu Asma Tanjung, bisa berangkat haji merupakan karunia yang luar biasa.

Buah dari ketekunannya berjualan sate. Keteguhan seperti itu belum tentu dimiliki setiap orang dan Insya Allah 05 Mei 2025, Ibu Asma Tanjung binti Muhammad Khatib Sulaiman,akan berangkat dengan ratusan jemaah haji lainnya dari Mesjid Agung Nur Ala Nur Aek Godang Panyabungan ( Bersambung Terus)

Penulis : Syahputra.MS.Hasibuan

Admin. : Iskandar Hasibuan.

 

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Bupati Madina Bersama Warga Gunung Baringin Makan Marpinggan Bulung Pisang

    GUNUNG BARINGIN(Malintangpos Online):Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution,SH,MM dan warga Kelurahan Gunung Baringin, Kecamatan Panyabungan Timur, makan bersama dengan menggunakan daun pisang sebagai pengganti piring (marpinggan bulung). Suasana sederhan…

    Read more

    Continue reading
    Harapan Ketua DPRD, Pemkab Madina Fasilitasi Seluruh Pedagang Jajanan Ramadhan di Pasar Baru Panyabungan

    PANYABUNGAN (Malintangpos Online): Ketua DPRD Mandailing Natal, H. Erwin Efendi Lubis, SH, mengutarakan harapan agar pemerintah melalui Dinas Perdagangan memfasilitasi seluruh pedagang jajanan buka puasa untuk beraktivitas di lokasi yang…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses