
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Politikus DPD.Gerindra Sumut,Harun Mustafa Nasution, meminta penegakan hukum yang tepat bagi pelaku pembunuhan terhadap Diva Febriani siswa Paskibra di Kecamatan Natal, Mandailing Natal.
Harun yang juga yang putra daerah Madina itu mengatakan masalah pembunuhan adalah isu serius yang memerlukan penanganan hukum yang tepat.

” Hukuman untuk pembunuhan biasanya ditentukan oleh sistem hukum suatu negara dan dapat bervariasi tergantung pada faktor-faktor seperti motif, kondisi korban, kondisi pelaku,” Ujar Cucu Pendiri Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru itu kepada Wartawan ketika dihubungi.
Ia berharap Polisi bisa dengan cermat melihat apakah motif pembunuhan dilakukan dengan perencanaan sebab tindakan yang dilakuakan pelaku sesuai pengakuan amat sangat kejam.

Harun Mustafa menilai hukuman yang pas untuk pembunuhan penjara seumur hidup atau hukuman mati untuk suatu kasus pembunuhan yang sangat berat atau berencana.
Ia meminta Polisi selain sudah mendapatkan pengakuan dari pelaku juga bukti lapangan dan saksi, penting untuk melihat alibi dari pelaku sehingga bisa menempatkan pasal yang pas buat pelaku pembunuhan tersebut.

” kepada keluarga Diva Febriani di Natal saya pribadi turut berbela sungkawa atas musibah ini, dan turut mendorong penegakan hukum yang setimpal pada pelaku,” kata Harun Mustafa Nasution Selasa malam (5/8).
Selain itu Harun meminta agar masyarakat menguatkan diri pada agama karena jelas ketika agama dan akidah kita kuat, maka akan bisa menghindari atau tidak akan nekat melakukan perbuatan seperti pembunuhan yang terjadi di Kecamatan Natal tersebut.

Seperti diketahui Diva Febriani (15) siswi SMAN 1 Natal Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Sumut dibunuh dan diperkosa tetangganya sendiri, Yunus Saputra (22).
Dari kronologi yang disampaikan tersangka terungkap bahwa tidak ada kecurigaan korban Diva ketika tersangka melancarkan modus minta tolong agar korban mengantarkannya mengambil sparepart motor.
Kebaikan hati korban Diva kepada tetangganya ternyata berujung maut. Diva tewas dicekik dan juga dicabuli atau diperkosa oleh tersangka Yunus Saputra.
Saat diintrogasi Kapolres Madina AKBP Arie Sofandi Paloh, tersangka mengaku sudah punya niat dan rencana merampok korban. Tersangka juga mengakui semua perbuatannya pada polisi.(MO/Red).
Admin : Iskandar Hasibuan.








