
MEDAN( Malintangpos Online): Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM) Merpati Putih Tabagsel,Khairunnisyah mengutarakan Film ” Pangarasa ” tidak perlu diputar atau ditayangkan, serta tidak perlu Viral.
Kenapa..? Karena sangat tidak etis, hanya merusak Citra Mandailing Natal, yang sejak Tahun 1999 yang lalu ucapan ” Pangarasa ” itu tidak diperbincangkan masyarakat lagi

” Saya sangat mendukung jika 40 Anggota DPRD Mandailing Natal, memanggil Sutradara Film ” Pangarasa ” dibuat dan Pameran Utamanya termasuk Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution,” Ujar Ketua LSM.Merpati Putih Tabagsel, Khairunnisyah, Sabtu malam(23/08) di Kota Medan.
Kata dia, jika Film ‘ Pangarasa ‘ dibiarkan tayang, jelas mengingatkan kita sebagai warga Mandailing Natal, yang dihantui dengan ” Pangarasa ” di era Tahun 1965 – 1980 yang lalu.

Jika maksud Sutradara atau Pemda Madina ingin mengingatkan warga agar tetap Waspada dan hati – hati, sangat tidak cocok membuat Film Pangarasa, sebab hanya mengingatkan kita kemasa lalu soal orang yang dituduh ‘ Pangarasa ”
Bayangkan, jika ada satu Keluarga yg orangtuanya dibilang ‘ Pangarasa ” maka warga tersebut 7 Turunan bakal di hindari masyarakat atau dikucilkan.

Padahal ” Pangarasa ” itu sampai sekarang tidak ada yg bisa buktikan, sama seperti yang dibilang Sobir Lubis,SH dan Iskandar Hasibuan.
” Sebaiknya Polisi, melarang Penayangan Film yg bisa merusak nama baik Mandailing Natal ke depan ini,” ujarnya ( Dita)
Admin : Dita Risky Saputri.SKM.








