
Pasar Baru yang diresmikan Bupati Madina yang saat itu HM.Jafar Sukhairi Nasution, Selasa(31/12- 2024) hingga sekarang, Selasa(26/08) baik Kios dan Lods Pasar, masih banyak yang belum dipakai oleh Pedagang khususnya Pedagang yg ditempatkan di Tempat Relokasi dan ada juga pedagang yang membuka Pasar Rakyat sekitar 100 Meter dari Pasar Baru Panyabungan.
Kenapa begitu..? Selama hampir 1 bulan Tim Wartawan Media PT.Malintang Pos Group, melakukan Dialog dengan Pedagang di Eks.Relokasi, Kios Baru dan Lods Baru Pasar Baru akibat bangunan Lods yg tidak layak untuk ditempati Pedagang di Eks.Relokasi akibat terlalu kecil.

Memang, beberapa hari belakangan ini, Padagang yg masih berada di Eks.Relokasi mulai kelimpungan, sebab Pemerintah Mandailing Natal, tidak mau Memperpanjang Kontrak tempat Berdagang bagi Pedagang di tempat Relokasi Eks.Kebakaran Pasar Baru.
Dan bahkan, sejumlah Pedagang sangat berharap agar Bupati Madina H.Saipullah Nasution,SH.MM dan 40 Anggota DPRD Mandailing Natal, mencari Solusi bagi Pedagang yg masih berjualan di tempat Relokasi yg jumlahnya masih ratusan Pedagang.

Caranya..? Bukankah masih belum ditempati sejumlah Lods Pasar Pasar yang baru dibangun, tetapi Pedagang ” Menolak ” jika dilokasi Lods Pasar Baru tersebut, sebab tempatnya terlalu kecil.
Manfaatkan Pelataran Parkir Pasar Baru

Pengamat Ekonomi Mandailing Natal, Siti Aminah Nasution.SE kepada Penulis, menyarankan kepada Bupati dan Kadis Perdagangan Mandailing Natal, agar Pelataran Parkir Pasar Baru dipergunakan tempat berjualan bagi pedagang yg masih di Eks.Relokasi.
Apa mungkin..? Kenapa tidak, satu sisi keadaan Pasar Baru pasti rame, sebab sudah berada di satu tempat Pedagang. Sehingga tidak seperti selama ini.

” Saya yakin, Bupati,Wakil Bupati dan Kadis Perdagangan Madina, sudah melihat sendiri keadaan Lods yg kalau saya ditanya dari awal pasti bukan begitu bentuk Lods dibuat, akibatnya kita telah lihat sendiri, ngak berguna, ” ujar Siti Aminah Nasution.SE, Selasa(26/08) saat melihat dari dekat keadaan Pasar Baru Panyabungan.
Sedangkan Sejumlah elemen masyarakat, baik Lembaga Swadaya Masyarakat ( LSM), Pengamat Ekonomi, mendesak Bupati dan Kadis Perdagangan,agar segera Memanfaatkan Pelataran Pasar Baru, untuk menampung pedagang Sayur,Sembako,UMKM serta pedagang lainnya.

” Harapan kita, jika di manfaatkan pelataran parkir Pasar Baru, Bangunannya harus rangka baja dibuat, agar Pedagang terlihat rapi dan pasar pun makin ramai,” Ujar Ketua LSM.Merpati Putih Tabagsel, Khairunnisyah,Kamis(14/8) yg lalu di Pasar Baru Panyabungan.
Jika benar, Pelataran Pasar Baru Panyabungan Akan Dimanfaatkan Untuk Pedagang adalah salah satu upaya menarik Pedagang yang belum masuk ke lokasi Pasar Baru.
Hanya saja, ujar Pengamat Ekonomi Sumut, Dermawan Hanapi Lubis.SE, Via WhatsApp, Kamis Sore(14/8) yg lewat, lokasi Pedagang harus rapi dibuat,seperti yg dibangun di Pasar Eks.Bioskop Tapanuli yg rangka Baja.

” Pemerintah jangan membiarkan Pedagang membangunnya sendiri, yakinlah akan kumuh jadinya,” ujarnya.
Contoh, lihat dulu Pedagang yg ada di Pelataran Pasar Baru, terlihat kumuh dan jorok, sehingga banyak kios yg tidak ber fungsi.
APBD Madina..? Tanya Wartawan ” nggak ada untuk itu, bisakan dicari Developer atau pengusaha yg bisa membangun, pasti banyak di daerah kita,asal jangan Pedagang yg minjam di Bank,” katanya.(Isk)
Admin : Iskandar Hasibuan.








