Kapolsek Bungkam, Aktivitas PETI di Desa Rantobi Kec.Batang Natal Jalan Terus

Salah satu lokasi PETI di Desa Rantobi Kec.Batang Natal/Ist

BATANG NATAL(Malintangpos Online): Meskipun sudah sering dihimbau, Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) diwilayah Desa Ranrobi Kecamatan Batang Natal, tetap jalan terus alias para penambang tidak ada takutnya, baik Kepada Polisi dan TNI -AD.

Kenapa begitu..? Tidak tertutup kemungkinan, baik Kepala Desa Rantobi, Camat dan Kapolsek Batang Natal, sudah tidak dihargai oleh Bos/Toke Tambang ataupun Pengusaha PETI, Karena ada yang Beking dari atasan Kapolsek, mungkin ia, bukan nuduh.

” Maraknya Aktivitas PETI di Desa Rantobi dan umumnya diwilayah Batang Natal, akhir – akhir ini, harga diri Polsek dan Camat Batang Natal, tidak ada lagi dimata Toke/ Pengusaha Tambang Emas,” Ujar Marga Nasution, kepada sejumlah Wartawan, melalui WhatsApp, Minggu(28/12) dari Desa Rantobi Kec.Batang Natal.

Padahal, Polsek Batang Natal, sering sosialisasi agar aktifitas tambang emas menggunakan alat berat dihentikan,  namun para pelaku tambah tak perduli sama sekali, sekalipun dibentangkan spanduk lebar – lebar.

Sekarang, lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin bertambah terus, tentu jujur kita, sudah jelas Penambang sudah tidak menghargai Kapolsek, Camat, apalagi Kades Rantobi.

”  titik Lokasi PETI nya justru bertambah, ada dudusun Batumarsaong, ada lagi di lokasi belakang bangunan SD Rantobi. Lokasi yang baru dibuka ini justru pernah memakan korban meninggal dunia sebelumnya,” jelas Nasution.

Nampaknya, kata Nasution, harga diri aparat baik TNI atau Polri sudah tidak ada lagi bagi penambang.

” Masyarakat juga hilang kepercayaan pada dua Institusi Negara ini. Ia berharap Kapolda Sumut, yang turun tangan untuk eksekusi langsung , sikat mafia nya dengan pasal pencucian uang,” ujarnya..

Kata dia, mereka para pelaku tambang emas ilegal itu kan jelas mencuri harta negara, jadi wajar saja para pelaku ketika ditangkap dilakukan pemiskinan.

” Kalau aparat dari TNI dan Polri saya yakin masyarakat sudah hilang kepercayaannya ” kata Nasution.

Pada initinya kata Nasution, warga tidak ingin mengalami malanpetakan akibat tambang yang menggunakan alat berat ini, sebab akan merusak lingkungan.

Akibat tambang ini saja jelas Nasution, sudah banyak jalan yang rusak, sebab mereka beroperasi di Daerah Aliran Sungai, yang menyebabkan banyak aliran sungai berpindah dan mengikis badan jalan.

” di Batang Natal ini kan jalan umum tepat berada di pinggir sungai, Akibat aktifitas tambang di daerah aliran sungai, sudah banyak jalan umum terdampak aktifitas karena aliran sunga berpindah disebabkan pengerukan sediman material pasir yang mengandung emas,” jelas Nasution.

Bahkan, Aktifitas tambang emas ilegal diwilayah Batang Natal, telah menjadi isu. Meski kerap diberitakan, namun tak pernah ada penindakan tegas oleh aparat terkait.

Bahkan,  aktifitas tambang itu tidak hanya berada di daerah pedesaan saja. Tidak jauh dari kantor Polsek Batang Natal, aktifitas tambang emas ilegal dengan menggunakan alat berat juga bebas beroperasi,  tanpa ada tindakan tegas dari polisi, katanya.

Kepala Desa Rantobi, Camat dan Kapolsek Batang Natal, serta Humas , Kasat Reskrim dan Kapolres Madina,AKBP.Ari Sofandi Paloh,SH.S.IK, Minggu(28/12) yang dikonfirmasi,Via WhatsApp nya, walau Sudah Centang dua(2) belum memberikan jawaban alias lebih memilih Bungkam( Dita/Isk)

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Paket Ketahanan Pangan Dana Desa TA 2025 di Kec.Panyabungan Utara Diduga Fiktif Rp 25 Juta/ Desa

    PANYABUNGAN UTARA(Malintangpos Online): ” Ada -Ada Saja, Kades ini,” Paket Ketahanan Pangan sebesar Rp 20.000.000 – per desa untuk Tahun Anggaran (TA) 2025 di 11 desa Kecamatan Panyabungan Utara diduga…

    Read more

    Continue reading
    11 Januari: “Bersyukur Merajut Sejarah” Bersama Waspada dan Permata Hati

    *** Oleh: Hasriwal AS *** *Bagi ku*, tanggal 11 Januari bukan sekadar pergantian kalender. Ia adalah tanggal “keramat” yang mematrikan dua peristiwa monumental dalam hidup ku. Sejarah besar bangsa melalui…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses