Gubsu Kurang Responsif Atas Kerusakan Infrasturuktur Jalan Jembatan Merah – Simpang Gambir di Madina

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Anggota DPRD Sumut 7 dari Fraksi PDI Perjuangan, Ustad Syahrul Efendi Siregar, mengutarakan bahwa Pemerintah Propinsi Sumut atau Gubsu, kurang responsif atas kerusakan infrastruktur jalan Jembatan Merah sampai Simpang Gambir di Kabupaten Mandailing Natal.

” Pemerintah Propinsi Sumut atau Gubsu, kurang responsif atas kerusakan infrastruktur jalan Jembatan Merah sampai Simpang Gambir di Kabupaten Mandailing Natal,” Ujar Anggota DPRD Sumut 7 dari Fraksi PDI Perjuangan, Ustad Syahrul Efendi Siregar, Kamis (26/02) ketika dihubungi melalui WhatsApp nya dari Panyabungan.

 

 

Kata Syahrul, akibat Jln.Jembatan Merah – Simpang Gambir yg sering rusak, telah banyak menelan korban

Sementara, hasil CPO Sawit tak tanggung-tanggung, ratusan ton dan bahkan ribuan ton melintasi jalan tersebut.

Dan jika tahun 2026 ini tidak ada perbaikan di khawatirkan akan menambah derita masyarakat Pantai Barat.

Sebaiknya . Gubernur Sumut, langsung turun melalui jalan darat, agar melihat langsung apa yg terjadi , dengan kerusakan infrasuktur tersebut

 

 

Kata dia, kerusakan jalan telah mengakibatkan bahan – bahan pokok, material melambung tinggi, seperti harga Semen harganya naik Drastis.

” Kita minta Gubsu dan Kadis PUPR Sumut, secepatnya turun melihat jalan ke daerah Pantai Barat,” ujar anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan Dua Priode itu( Dita/Isk)

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Saipullah Nasution : Saya Juga Mahasiswa S2 di Univ.Jayabaya, Cipayung Plus Demo di Kantor Bupati Madina

    PANYABUNGAN(Waspada.Id): Cipayung Plus dan Poros Pelajar Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melakukan aksi demonstrasi di Kantor Bupati Madina, Kamis (11/6/2026). Aksi demonstrasi ini dilakukan oleh Cipayung Plus dan Poros Pelajar menuntut…

    Read more

    Continue reading
    Marsda TNI Budhi Achmadi: Ekonomi Pertahanan Harus Jadi Mesin Pertumbuhan Nasional

    JAKARTA(Malintangpos Online): Anggaran pertahanan selama ini kerap dipandang sebagai beban yang harus ditanggung negara untuk menjaga kedaulatan dan keamanan. Namun, di tengah dinamika geopolitik global, kemajuan teknologi, dan persaingan ekonomi…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses