Disiplin Masyarakat Disorot, Publik Pertanyakan Konsistensi H. Saipullah Nasution dalam Tata Kelola ASN

Mahasiswa Madina, Rio Wahyudi/Dokumen

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pernyataan H. Saipullah Nasution yang menilai masyarakat kurang disiplin dalam pembukaan tradisi Lubuk Larangan di Mandailing Natal, menuai sorotan dari kalangan mahasiswa.

Aktivis mahasiswa Mandailing Natal, Rio Wahyudi, menilai bahwa kritik terhadap masyarakat seharusnya diimbangi dengan konsistensi dalam tata kelola pemerintahan, khususnya di internal birokrasi.

“Pernyataan soal ketidakdisiplinan masyarakat itu sah-sah saja, tetapi publik juga berhak mempertanyakan apakah pemerintah daerah sudah sepenuhnya disiplin dalam mengelola ASN,” ujar Rio Wahyudi salah seorang Mahasiswa Mandailing Natal,Selasa(24/03) di Kota Panyabungan.

Ia menyoroti sejumlah isu yang berkembang, seperti mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN), pengunduran diri beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), hingga dugaan adanya tekanan terhadap ASN tertentu untuk mengundurkan diri dari jabatan maupun dari lingkungan birokrasi di Mandailing Natal.

Menurut Rio, jika dugaan tersebut benar adanya, maka hal itu justru berpotensi mencederai prinsip profesionalitas dan netralitas ASN.

“Jangan sampai standar disiplin hanya diberlakukan ke masyarakat, sementara di internal pemerintah sendiri masih menyisakan tanda tanya,” tegasnya.

Tradisi lubuk larangan, lanjutnya, merupakan simbol ketaatan terhadap aturan bersama yang sudah diwariskan secara turun-temurun.

Oleh karena itu, nilai-nilai tersebut semestinya juga tercermin dalam kepemimpinan daerah.

Rio juga mendorong adanya transparansi dari pemerintah daerah terkait kebijakan strategis, khususnya menyangkut mutasi ASN dan dinamika di tubuh OPD.

“Alangkah baiknya setiap pemimpin bercermin terlebih dahulu sebelum menyampaikan kritik kepada masyarakat. Dengan begitu, kepercayaan publik dapat terjaga,” ujar Rio lagi(Isk)

Admin Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Pekerja Tambang Emas di Kec.Kotanopan Meninggal Dunia di Timpa Pohon Aren

    KOTANOPAN(Malintangpos Online): Pekerja Tambang Emas Ilegal berinisial A alias Awe 43 tahun warga Sunda, tinggal di Desa Sirambas Kecamatan Panyabungan Barat Kabupaten Mandailing Natal, Meninggal Dunia tertimpa pohon Aren saat…

    Read more

    Continue reading
    Pemkab Madina Putuskan PJJ Berakhir, Kualitas Udara Masuk Kategori Layak

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memutuskan untuk mengakhiri pemeberlakuan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selaras dengan kualitas udara yang sudah masuk pada ketegori hijau atau layak. Keputusan mempercepat anak-anak tingkat…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses