SEMARAK MUSDA GOLKAR MADINA (2

Siap Menjadi Pilihan

Indah Annisa tampil di gelanggang suksesi kepemimpinan Musda Golkar
Mandailing Natal sebagai alternatif.

Pertanyaan berikutnya bukan sekadar apa yang membedakannya dari kader lain. Lebih jauh, apa yang membuatnya siap memasuki ajang, sementara ia tentu menyadari bahwa Golkar Madina memiliki banyak kader dengan pengalaman dan kematangan yang beragam?

Di sinilah kiranya dialog diri Indah lama menimbang: “Mangapa Harus Saya?”
Pertanyaan ini, bila dibedah lebih jauh, datang dari calah dorongan dan dukungan.

Ini merupakan terjemahan dari nada selidik: “Mengapa harus Anda?”

Sebagai renungan, Indah membawa pertanyaan itu ke dalam dirinya dan mencari jawab atas pertanyaan yang semestinya dihadapi setiap kader ketika berhadapan dengan kesempatan memimpin.

Iya, barangkali, indah bukan kader terbaik. Ada senior yang lebih berpengalaman.
Ada kader lain yang mungkin lebih matang. Lantas, mengapa saya harus maju?

Pertanyaan semacam itu biasanya menyentuh sisi prinsip: jika tak boleh mengelak apakah langkah mundur adalah sikap terbaik?

Sebab, kesadaran atas keterbatasan
justru dapat menjadi awal untuk mengukur kemampuan, mengenali kekurangan, dan
memahami beban tugas dan tanggung jawab yang hendak dipikul.

Sebagai ajang konsolidasi sekaligus kaderisasi, Musda dapat difahami sebagai
momentum bagi partai menghitung seluruh potensi yang dimilikinya.

Dua dari kiri, Ketua DPD.Golkar Madina, H.Aswin Parinduri.SH.MH Saat membuka Rapat Pleno diperluas, Jumat(09/10)

Pengalaman senior, energi generasi muda, kapasitas perempuan, dan kekuatan organisasi semestinya menjadi modal bersama untuk menghadapi tantangan politik yang semakin berat.

Yang ada padanya, tentu bukan potensi yang layak disembunyikan.

Karena itu, hadir dalam arena Musda tidak otomatis berarti menuntut kursi ketua. Ini
saatnya seorang kader mengambil sikap: siap untuk menerima perintah partai. Dan,
ini sangat berbeda merasa paling pantas dan harus merebut jabatan puncak itu.

Siap dan bersedia menerima tanggung jawab ketika organisasi memberikan
kepercayaan adalah titik elegan yang menjadi pijakan bagi alumni Program
Magister Universitas Sumatera Utara (USU) ini.

Tentu, kesiapan tidak cukup dibuktikan dengan pernyataan. Ia harus melalui ujian
dan rekam jejak, gagasan dan kemampuan bekerja bersama, serta kesanggupan
menerjemahkan visi menjadi tindakan.

Jika partai memberikan kepercayaan untuk memimpin, tanggung jawab itu harus
dijalankan. Jika partai menempatkannya pada ruang pengabdian lain, kesempatan
berkontribusi tidak semestinya ikut tertutup.

Bahkan, kesiapan memperjuangkan
mandat rakyat di Madina merupakan medan tanggung jawab tersendiri yang
membutuhkan integritas, kapasitas, dukungan dan sinergi.

Maka, pertanyaan “Mangapa Harus Saya?” sudah terjawab. Bukan dengan klaim
bahwa Indah paling unggul. Melainkan dengan kesiapan, kesediaan dan totalitas
untuk serangkaian tugas, kreasi dan inovasi, serta target terukur dan hasil optimal.

Dengan persepsi jernih seperti itu, Indah memaknai Musda sebagai prosesi yang
semarak, meriah dan mengesankan. Bukan berarti semua kader harus pulang
membawa jabatan.

Tapi, menjadi ajang menampilkan banyak kader berani untuk menawarkan gagasan dan mengambil bagian dalam masa depan partai.

Sebab, yang dipertaruhkan bukan hanya siapa yang menjadi ketua, melainkan
apakah seluruh potensi Golkar Madina dapat dirangkai menjadi kekuatan bersama,
menjadi sinergi dan menjadi harmoni.

Tantangan, di dalam maupun di luar, menuntut kesigapan untuk melakukan
akselarasi ketangguhan, ketepatan dan kecepatan.

Di sini, alumni SD Negeri 142658 Tamiang ini menjadi satu pilihan dengan tawaran
visi: “Mewujudkan Partai GOLKAR Mandailing Natal yang solid, modern, dan dekat dengan rakyat sebagai pilihan utama masyarakat Madina” dalam semboyan “Muda
Berkarya, GOLKAR Madina Berjaya”

(Bersambung: Dari Visi ke Aksi—Bagaimana Golkar Mendekati Rakyat?)

Admin : Iskandar Hasibuan.SE.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Wali Kota Resmi Buka PORSADIN 2026, Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan Diniyah di Padangsidimpuan

    PADANGSIDIMPUAN(Malintangpos Online): Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes, secara resmi membuka Perlombaan Olahraga dan Seni Santri Diniyah (PORSADIN) Tahun 2026 tingkat Kota Padangsidimpuan di Lapangan Masjid Al-Mukarrom,…

    Read more

    Continue reading
    Ketua KORNAS Sutrisno Pangaribuan : Menanti Keberanian Jaksa Menangkap Para Perampok Uang Jalan Tol Medan- Binjai

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Beberapa waktu yang lalu, penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Utara (Sumut), dikabarkan telah menaikkan status kasus dugaan korupsi pengadaan lahan tol Medan-Binjai ke tahap penyidikan.…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses