Wabup Madina Saksikan Pemusnahan Barang Bukti oleh Kejari

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution menyaksikan pemusnahan barang bukti dari 50 perkara yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) oleh Kejaksaan Nageri di halaman Kantor Kejari, Panyabungan, pada Kamis 22 Oktober 2026.

Selain Wabup Atika, pemusnahan ini juga disaksikan Wakapolres Kompol Arisfianto dan Ketua Pengadilan Negeri.

Dari total 50 perkara tersebut, 30 di antaranya merupakan tindak pidana narkotika dengan barang bukti berupa ganja seberat 83.959,27 gram dan sabu seberat 185,49 gram.

Sementara itu, 20 perkara lainnya berasal dari tindak pidana terhadap orang dan harta benda, keamanan dan ketertiban umum, serta tindak pidana umum lainnya. Perkara tersebut mencakup kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perjudian, hingga perlindungan anak.

Kajari Mohammad Nursaitias menyampaikan, barang bukti narkotika yang dimusnahkan kali ini merupakan porsi terbesar dalam kegiatan tersebut. Dia menerangkan, barang bukti yang diserahkan kepada pihak kejaksaan umumnya merupakan sisa dari hasil pemeriksaan laboratorium (lab).

“Jadi, tidak menjadi beban kami lagi untuk menyimpannya. Barang bukti narkoba jika disimpan terlalu lama memiliki nilai ekonomis, sehingga dikhawatirkan rawan diselewengkan. Namun, selama masa penyimpanan, kami tetap memasang CCTV untuk pengawasannya,” ujar Nursaitias(Dita/Isk).

Admin : Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Upacara Hari Santri 2026 di Mandailing Natal Aman dan Sukses

    PANYABUNGAN(Waspada.Id): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar upacara Hari Santri 2026 di Pelataran Masjid Agung Nur Ala Nur Aek Godang, Desa Parbangunan, Kecamatan…

    Read more

    Continue reading
    SANG SANTRI: NYANTRI SAMPAI MATI (Seri 1)

      Santri Adalah Life Style! Muhammad Ludfan Nasution – Abituren Pesantren Al-Ihya Kota Bogor, Ketua Yayasan Darussalam Kotasiantar dan Koordinator Mandailing Epicentrum Jika identitas santri diharapkan bertahan sepanjang hayat, pendidikan…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses