
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): ” Terimakasih,” Ujar Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) Merpati Putih Tabagsel, Khairunnisyah dari Jakarta, Senin(26/10) Pagi usai mendapat informasi bahwa Kontingen Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) Madina justru membuat sejarah.
” Tanpa sepeserpun bantuan dari Pemkab Madina, tanpa bantuan korporasi, mereka pulang membawa 17 Medali dan merebut JUARA 3 BESAR SE-SUMATERA UTARA,” Ujar Ujar Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) Merpati Putih Tabagsel, Khairunnisyah dari Jakarta, Senin Pagi(26/10) pukul 07.30 Wib, dengan suara terbata – bata karena terharu.
Kata dia, benar Prestasi itu bukan hadiah dari Pemkab, murni keringat masyarakat, doa guru-guru Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) dan keikhlasan orang tua santri yang ikut PORSADIN dan juga Direktur PT.ALS serta DPD.Golkar Mandailing Natal.
”Sampai hari ini kita sudah pulang ke Madina. Ini murni dukungan dari masyarakat Madina dan doa dari masyarakat Madina dan guru-guru MDT. Alhamdulillah kita meraih 17 medali dan No. 3 besar se Sumatera Utara,” ungkap M. Daud Lubis Ketua Umum FKDT Madina yang ditirukan Khairunnisyah.
PALING MENYAKITKAN:
Pengakuan mereka kepada saya, Kontingen yang mengharumkan nama Madina di kancah Provinsi ini ternyata sudah mengemis-ngemis ke Pemkab.
” Mereka sudah audiensi ke Bupati, Wakil Bupati, Sekda, hingga Kabag Kesra. Jawabannya sama: TIDAK ADA ANGGARAN. ZONK,” ujar Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat( LSM) Yang putra Madina itu dari Jakarta.
Padahal, kata mereka, Tahun-tahun yang lewat Kabag Kesra selalu buat anggaran kita setiap tahun. Kita sudah pernah ke Nasional 4 kali yaitu Jatim, Bangka Belitung, Jabar, dan Palembang.
Bahkan pernah meraih Harapan Satu Nasional di Jatim pidato Bahasa Indonesia dan Medali Emas Murottal Wal Imla di Bangka Belitung.
” Tapi tahun ini sama sekali tidak ada solusi. Kita hanya diarahkan ke PT.SMGP, itupun tidak ada hasil,” Ujar Khairunnisyah mengulangi ucapan Kontingen yg menghubunginya.
Atlet Porsadin Lain Dimanjakan
Pengakuan Tim Porsadin Madina, bahwa Daerah lain memanjakan atletnya dengan bonus dan pelepasan resmi, Madina justru membiarkan duta agamanya berjuang dengan modal patungan masyarakat.
Keberangkatan Kontingen Porsadin ke tingkat Provinsi ini dibantu oleh Partai Golkar Madina dan PT. ALS, serta para Donatur.
”Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada Ketua DPD Partai Golkar Madina H. Aswin Parinduri, Direktur PT ALS, H. Chandra Lubis, para guru MDTA, pengurus FKDT Madina, orang tua peserta, serta para donatur lainnya yang telah memberikan dukungannya,” Ujar Daud Lubis.
Dana Makan Minum Rapat Milyaran
Di satu sisi, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Madina tercatat di LKPP menganggarkan dana makan dan minum rapat hingga miliaran rupiah untuk tahun 2026. Alasannya klise untuk rapat, koordinasi keagamaan, dan kegiatan seremonial.
Sebelumnya, Kabag Kesra Madina Rahmad Hidayat yang dikonfirmasi Wartawan, Via selular, mengakui bahwa Dana FKDT tidak ada ditampung di Bagian Kesra Madina.
Memang, ujar Rahmad, sekitar bulan April 2026 dari Bagian Kesra ada membantu kegiatan FKDT melalui Dana Hibah dan dirinya belakangan jadi Kabag Kesra, jadi nggak ada anggaran untuk saat ini dan kita coba hubungkan dengan Donatur belum berhasil(Isk)
Admin : Iskandar Hasibuan.








