
Kalimat ini diperoleh dari Akun Facebook Navrizal Iswar “ Aku terkesima setelah membaca sebuah tulisan seorang tokoh yang termasuk salah satu tokoh yang paling saya kagumi di kampung ini (Drs..H Talkisman tanjung).
Beliau menuliskan sebuah kata “Rishwah”dan “Demokrasi sudah dinodai”
begitu ambisikah orang2 hingga Rishwah (suara yg dibayar) itu menjadi praktek yang halal untuk orang2 yang berlabelkan dermawan dan alim?
Bukankah dua periode
Tanpa DPRD yang berasal dari putra daerah,alokasi APBD utk batahan termasuk yang terbesar dibandingkan kecamatan lain?
Jika dibandingkan sebelum dan sesudah tahun 2011 pembangunan sector, Infrastruktur,pendidikan dan kesehatan mulai mengalami peningkatan.bahkan untuk akses jalan sinunukan-batahan-palimbungan telah tercatum pada RKPD propsu dan RKP Nasional (proses pengerjaan)
Insha Allah Batahan jaya tanpa harus melakukan praktek2 haram.
Untuk para pelaku Rishwah dan para calon “PEMENANG HARAM” bersiap siaplah karena “Ar-Raasyi wal Murtasyii” :keduanya akan dilaknat Allah,Termasuk perantaranya. “Untuk para saudara saudara ku Jatuhkan pilihan kepada calon yang tidak melakukan Rishwah” (Bersambung Terus)
Admin : Siti Putriani Lubis






