Melirik Kinerja SKPD Kab.Madina (1), Kursi Kepala Dinas “Berduri “DPRD Harus Bicara

Ilusterasi Kursi Berduri

PEMERINTAH  Kabupaten Mandailing Natal yang sekarang dipimpin Drs.H.Dahlan Hasan Nasution sebagai Bupati dan H.M.Jakfar Sukhaeri Nasution,sebagai Wakil Bupati dan Syahnan Batubara sekarang ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah, sepertinya ada yang aneh dan lucu, sebab banyak Kepala Dinas atau Pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang kursinya seperti “Berduri “sebab Kadis nya enggan menduduki kurisnya.

            Kenapa begitu..? Pertanyaan itulah yang muncul di tengah-tengah masyarakat sekarang ini, sebab seperti Kadis PUPR Madina Syahruddin Lubis,ST, Kadis Pertanian Madina Taufik Zulhandra, Kadis Ketahanan Pangan, Kadis Lingkungan Hidup, Kadis Perikanan, Kadis Pertanahan, Kepala Inspektorat serta Pimpinan SKPD lainnya, setiap ditanyakan selalu dikatakan “ Tidak Masuk, Tugas Luar, lagi ke Jakarta dan sedang mengikuti Ketua PKK “ serta segala macam alasannya, sehingga kursi SKPD/OPD tersebut sepertinya banyak duri.

            Karena itu, posisi Jabatan Sekdakab Madina yang dipegang Syahnan Batubara sebenarnya sangat perlu untuk segera memanggil seluruh Kepala Dinas(Kadis) yang enggan duduk dikursi Kepala Dinas nya, sebab banyak masyarakat yang jauh tempat tinggalnya menjadi bingung ketika ingin menjumpainya dan urusanpun sering gagal dibuatnya.

            Memang, sering terdengar dari pembicaraan di instansi-instansi tersebut, bahwa Kadis enggan duduk di kursinya disebabkan banyak masyarakat yang ingin meminta “Bantuan” sehingga Kadis tidak mampu untuk memenuhinya, karena itu jalan terbaik adalah dengan mematikan HP dan tidak masuk kantor, kalaupun tidak masuk kantor disampaikan kepada staf agar jangan dibilang bahwa Kadis tersebut masuk kantor, separah itukah, entahlah.

            Penulis yang bincang-bincang dengan sejumlah pihak di Kota Panyabungan, mengharapkan dan meminta kepada anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal, untuk segera memanggil seluruh Pimpinan SKPD/OPD yang jarang masuk kantor agar diketahui sebab dari jarangnya beberapa SKPD untuk masuk kantor, jangan-jangan ada “ Hantu “ di Kantor tersebut.

            “ Saatnya DPRD Kabupaten Mandailing Natal, angkat bicara, kapan lagi kesempatan anggota DPRD itu untuk bicara guna untuk melakukan pengawasan dan DPRD ada baiknya mengeluarkan Rekomendasi agar Pimpinan SKPD/OPD segera di evaluasi oleh Bupati,” ujar Rahmat Hasibuan kepada Penulis, Selasa (25-6) ( Bersambung Terus).

 

 

 

 

Admin : siti Putriani

Komentar

Komentar Anda

Related Posts

Pemda Madina Bergerak Lambat, Gelondongan Kayu dan Sampah Sumbat Terowongan Jembatan Aek Mata Panyabungan

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (25/02/26) malam hingga Kamis (26/02/26) dini hari yg lalu, mengakibatkan peningkatan debit air Sungai (Aek )Mata yang melintas…

Read more

Continue reading
Advocat Nasional : Hal Kecil Saja DPRD Tidak Berani, Apalagi Soal APBD Madina

JAKARTA(Malintangpos Online): Advocat Nasional, Mohd.Amin Nasution,SH, Mengutarakan Soal kecil, masalah Lampu Penerangan Jalan Umum(LPJU) saja Anggota DPRD Madina II, Tidak Berani Bicara.   ” Masalah kecl saja mereka tidak berani…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses