Mengiku Langkah Polisi(1), Polisi dan Masyarakat Harus Bersama Ciptakan Kenyamanan

Anggota Polsek Panyabungan Selatan Menyapu Jalan

PENUGASAN yang  utama bagi  anggota Polri adalah melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat serta menjaga keamanan dan ketertiban agar selalu kondusif. Program terbaru Polri adalah Promoter, yang memiliki kepanjangan kata yakni profesional, moderen dan terpercaya. Sehingga dengan kondisi ini polisi harus selalu berada di tengah-tengah masyarakat.

            Tugas dan program tersebut tengah dilaksanakan oleh seluruh jajaran Polri, tidak terkecuali Polsek Panyabungan Selatan dan lebih-lebih para Kapolsek dan juga Kapolres Mandailing Natal AKBP.Irsan Sinuhaji,S.IK.MH yang terus berada di tengah-tengah masyarakat diluar tugas sebagai pengamanan yang telah mempunyai protap yang dimiliki oleh polisi.

Anggota Polsek Panyabungan Dialog dengan masyarakat

Mungkin, itulah yang menjadi pedoman bagi  anggota Polisi Brigadir Ridwan Loebis yang bertugas di Polsek Panyabungan Selatan, sehingga usai melaksanakan tugas-tugas rutin yang telah diamanahkan oleh Kapolsek nya setiap hari, anggota polisi yang satu ini melakukan tugas rutin ke wilayah desa binaannya, maupun wilayah hukumnya.

            Beberapa hari lalu, sempat Viral di Media Sosial, bahwa Brigadir Ridwan Loebis (Lebes) sedang menyapu jalan di ruas jalan Jembatan Merah – Muarasoma, setelah diselidiki dari berbagai pihak dan juga tercetus dari ucapannya, bahwa menyapu pinggir jalan tersebut dilakukan karena ada warga yang naik Sepeda Motor terjatuh disekitar tikungan jalan tersebut.

            Kenapa jatuh..? karena pinggir jalan yang penuh pasir halus, akibat hujan yang melanda wilayah Mandailing Natal, sehingga dari atas tebing muncul lumpur dan bekas lalulintas mobil yang mengakibatkan tumpukan pasir, akibatnya warga yang naik Sepeda Motor terpaksa hati-=hati, kalau tidak akan terjungkal disebabkan licin.

            Bukan itu saja, Polisi yang satu ini juga kerap kali berada di tengah-tengah masyarakat jika ada warga yang meninggal dunia, bukan melayat saja, tapi sering juga ikut mengkali kubur bagi yang meninggal, tentu sikap polisi ini membuat masyarakat “ Malu” khususnya generasi muda jika tidak mengikuti langkahnya, dengan kata lain “ Polisi yang bukan warga Panyabungan Selatan,ikut  menggali kubur, apalagi kita,” cetus warga marga Nasution kepada Malintangpos Online, Selasa(5-11) di Desa Kayulaut Kecamatan Panyabungan Selatan (Bersambung Tiap Hari)

 

 

 

 

Admin : dina soekandar hasibuan

Komentar

Komentar Anda

Related Posts

Pemda Madina Bergerak Lambat, Gelondongan Kayu dan Sampah Sumbat Terowongan Jembatan Aek Mata Panyabungan

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (25/02/26) malam hingga Kamis (26/02/26) dini hari yg lalu, mengakibatkan peningkatan debit air Sungai (Aek )Mata yang melintas…

Read more

Continue reading
Advocat Nasional : Hal Kecil Saja DPRD Tidak Berani, Apalagi Soal APBD Madina

JAKARTA(Malintangpos Online): Advocat Nasional, Mohd.Amin Nasution,SH, Mengutarakan Soal kecil, masalah Lampu Penerangan Jalan Umum(LPJU) saja Anggota DPRD Madina II, Tidak Berani Bicara.   ” Masalah kecl saja mereka tidak berani…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses