Curhat Petugas Medis ke Redaksi Malintang Pos Group(1)

Posko Desa/ Foto Dita RSMANEGEMEN dan Wartawan Malintang Pos Group sampai saat ini Tidak pernah menyudutkan siapa sajapun dalam menyajikan informasi kepada seluruh lapisan masyarakat yang membuka dan membaca link berita yang disajikan sejak terbit beberapa tahun yang lalu.

Minggu(12-4) Kantor Redaksi Malintang Pos Group di Jalan Willem Iskander Dalan Lidang Panyabungan didatangi sejumlah tenaga medis/perawat, untuk memberikan pemikiran dalam kaitan pencegahan Covid -19 di Bumi Gordang Sambilan.

” Tolong Disampaikan kepada Bupati dan DPRD Mandailing Natal, kami siap mengabdikan diri untuk ikut serta bersama pemerintah melakukan pencegahan Virus Corona, sekalipun sampai sekarang didaerah kita belum ada yang tertular, ” ujar Perawat mengawali pembicaraan di kantor Redaksi Malintang Pos Group, Minggu menjelang sore(12-4).

Informasi Tim GTPP Covid -19 Mandailing Natal,Minggu(12-4) bahwa ODP tinggal 7 orang, PDP 3 orang dan OTG 1 orang, serta Konfirmasi nihil(kosong) sangatlah kita dan kita ucapkan terimakasih.

Namun, apakah itu sudah benar, apakah hasil itu sudah sesuai dengan kondisi yang sebenarnya, jangan nanti masyarakat salah persepsi, tiba – tiba ada yang tertular di daerah kita, baru kita lintang – pukang, saling menyalahkan.

Untuk kita ingat bersama, bahwa seorang ODP(Orang Dalam Pemantauan)  di SOP Covid -19 sebenarnya bagaimana, PDP( Pasien Dalam Pengawasan)  yang bagaimana pula, karena banyak masyarakat belum memahami betul apa itu ODP dan PDP, OTG dan Konfirmasi.

Tentang ODP, bagi kami petugas medis ataupun perawat sudah pasti memahami betul protokol kesehatan dan ketika ada ODP disalah satu desa, katakan saja ada ODP di Desa Manggis, lalu siapa yang memantaunya,apakah datang petugas kesehatan dari Puskesmas atau Bidan Desa di desa itu, tentu ini yang menjadi masalah yang harus kita pantau dan awasi.

Kembali kita ke ODP tadi, seperti Dini Pegawai BNN yang meng isolasi diri secara Mandiri, karena tau dan paham dia(Dini) baru datang dari Zona Merah dan rasa tanggung jawab dia meng isolasi dirinya, bagaimana dengan sikap warga kita yang sok hebat dan sok tahan, tentu inilah yang harus kita pantau dari pihak petugas nanti jika dilibatkan oleh kades atau aparat desa, ini yang kami maksut sampaikan ke Malintang Pos Group agar disampaikan ke Bupati dan DPRD. ( Bersambung Terus)

Admin : iskandar hasibuan

 

 

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Kades Hutanamale : Yang Dipasung Syahrul Khoir Bukan M.Yasid, Warga Minta Perhatian Pemda Madina

    HUTANAMALE(Malintangpos Online): Kepala Desa Hutanamale, Zein Nasution, mengutarakan bahwa yang sakit jiwa dan dipasung selama kurang lebih 25 Tahun adalah Syahrul Khoir, bukan M.Yasid yang diberitakan Media Online Medan Klarifikasi…

    Read more

    Continue reading
    Warga Desa Hutanamale Kec.Puncak Sorik Marapi Dipasung 25 Tahun, Ini Penjelasan Camat 

    PUNCAK SORIK MERAPI(Malintangpos Online):Warga Desa Huta Namale, Kecamatan Puncak Sorik Merapi Kabupaten Mandailing Natal, Syahrul Khoir (41), mengalami pemasungan selama lebih dua puluh lima tahun (25 Tahun) oleh keluarganya. Demikian…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses