Kadis Komimfo : Warga Yang Kontak Dengan ARL Semua Non Reaktif

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Kepala Dinas Komimfo Kab. Madina Sahnan Pasaribu, mengutarakan 150 orang warga Desa Padang Bulan Kec. Kotanopan yang telah di Rapid Test sekitar 140 orang hasilnya Non Reaktif.

” 150 org warga yang pernah kontak dengan pasien konfifmasi(ARL) Dan sebanyak 140 org telah selesai,hasilnya keseluruhan non reaktif,” Ujar Kadis Komimfo Madina Sahnan Pasaribu(Foto),Sabtu(6/6) Via WhatsApp ke Redaksi.

Disebutkannya, Melanjutkan sisa 10 orang yang belum di rapid test, Mengisolasi 27 orang kontak erat di Desa Padang Bulan.

” Akan melaksanakan rapid test kedua sepuluh hari kemudian,” katanya sebagai upaya dari GTPP Kab. Madina.

Selain itu, Kembali menginstruksikan Camat dan Kepala Desa untuk meningkatkan efektivitas posko relawan desa guna mengawasi, mencatatkan dan memeriksa tamu/pendatang ke desa.

Disamping, Mengajak seluruh warga untuk mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan dalam aktifitaa sehari – hari.

” sering cuci tangan dengan sabun pada air yg mengalir, memakai masker bila keluar rumah, gunakan hand sanitizer, jaga jarak dalam berinteraksi minimal 1,5 meter, jangan keluar rumah bagi yang sakit,” sebut Sahnan di WhatsApp.

Kata dia,  semua sekolah mulai TK.SD.SMP. SMA sederajat termasuk MDTa, ponpes dan PT untuk sementara tetap belajar dari rumah hingga batas waktu yang ditetapkan kemudian sesuai dengan keputusan pemerintah(Dita)

 

Admin : Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    SERI 4 DARI 6 — TAK BECUS URUS SAMPAH, PEMKAB MADINA SUDAH HARUS MENYERAH!

    MADINA TAK BERDAYA DI HADAPAN SAMPAH Kripis Lingkungan || Gugus Literasi Mandailing Epicentrum Setelah dapat perintah dan sanksi dari Pusat, mengapa Madina Tak Mampu Benahi TPA? Ada satu kenyataan yang…

    Read more

    Continue reading
    Lab. Tarbiyah, Prodi MPI, dan HMPS MPI STAIN Madina Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Desa Gunung Manaon

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir, Laboratorium Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), serta Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) MPI berkolaborasi…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses