Iskandar Hasibuan : Bupati dan DPRD Madina Jangan Tutup Mata

PANYABUNGAN (Malintangpos Online): Aktivis Sosial dan Lingkungan Kab. Madina Iskandar Hasibuan, SE (foto) Mengatakan sebaiknya Bupati dan DPRD Mandailing Natal, jangan tutup mata dan pura-pura tidak tau soal keluhan warga Desa Lumban Dolok Kecamatan Siabu, soal tambang yang dikeluhkan.

” Siapa yang beri izin ke PT. PT Silva Mineralindo Prima untuk mengolah Galena Hitam, harusnya DPRD segera panggil itu Bupati, bila perlu panggil Gubsu, agar warga tidak ribut, ” ujar Iskandar Hasibuan, Rabu malam(24-6) di Pasar Panyabungan.

Kata Iskandar, jika warga sampe blokade Jalinsum yang tanggung jawab Bupati dan DPRD, kenapa PT. PT Silva Mineralindo Prima dapat izin, tentu ada rekomendasi dari Pemda Madina.

Kata dia, janganlah Pemda dan DPRD tidak tanggap, karena itu sebaiknya DPRD segera mungkin memanggil Bupati dan Gubsu agar jelas semua, jangan setelah warga turun blokade jalan baru cari kambing hitam.

” Saya memang yakin DPRD tidak mampu panggil Bupati, tapi tanggapi dong keluhan warga, ” ujar Iskandar Hasibuan(Dita)

 

Admin : Siti

 

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Gedung SDN 029 Lumban Dolok Kec.Siabu Kupak -Kapik Dibiarkan Bupati Mandailing Natal

    LUMBAN DOLOK(Malintangpos Online): Memprihatinkan Kondisi Gedung SD Negeri 029 Lumban Dolok Kecamatan Siabu, yang kupak – kapik dibiarkan oleh Bupati dan DPRD Mandailing Natal. ” Pengakuan Orangtua siswa, Permohonan untuk…

    Read more

    Continue reading
    Direktur : ‎Tidak Ada Pungli. Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR

    NATAL(Malintangpos Online): Sejumlah pegawai Aparatus Sipil Negara (ASN) di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Husni Thamrin Natal mengeluhkan adanya dugaan pungutan Liar (Pungli) yang disebut sebagai “uang administrasi” saat…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses