Memprihatinkan, Jalinsum Di Pantai Barat Kab.Madina Dipersempit Semak Belukar

MUARA BATANG GADIS(Malintangpos Online): Muara Batang Gadis.Kondisi Jalinsum di Pantai Barat menuju kota Padang Sidimpuan dan kota Medan Kabupaten Mandailing Natal,mulai dari desa Tabuyung,hinggah Desa Singkuang, sampai ke Desa Batumundom, Kecamatan Muara Batang Gadis,terkesan ditelantarkan.

Pasalnya, jalan tersebut saat ini terlihat memprihatinkan, rumput liar dipinggir badan jalan sebelah kiri jalan, tampak semakin menyesak badan jalan ke sebela kiri arah laut,dan juga disepanjang badan jalan banyak kita temukan lubang-lubang dipermukaan badan jalan tersebut

Akibatnya, badan jalan saat ini semakin sulit dan banya dipenuhi lubang dan mungkin biaya perawatan tidak dilaksanakan.

Pantauan, kamis(9/7)Lebar badan jalan sudah semakin berkurang akibat rumput liar di pinggir badan jalan sudah cukup parah menyesak badan jalan,meyebabkan jalan yang semakin sempit,terlebih disetiap tikungan membuat sipengguna jalan merasa kuwatir saat melintasinya.

Jika ada kendaraan roda 4 (empat) yang ingin berpapasan di jalan tersebut, sudah susah untuk lewat, pasalnya pohon kayu liar yang tumbuh dibadan jalan suda panjangnya 1,5 M,masuk ke badan jalan tersebut,akibat rumput dan kayu liar yang tumbuh berkembang sangat cepat.
“Kita minta kepada dinas terkait segera melakukan pembabatan semak dimpinggir badan jalan ini, karena jalan ini sudah semakin menyempit, akibat semak dipinggir badan jalan ini.tepatnya, sebelah kiri arah laut sudah semakin rimbun,” ungkap salah seorang pengendara sepeda motor saat berpapasan dengan Wartawan Malintangpos Online di jalan yang semakin menyempit itu.

Menurutnya, jika dua bulan lagi dibiarkan seperti itu, tidak dilakukan pembabatan rumput liar di pinggir badan jalan tersebut, ia mengatakan jalan tersebut pasti sangat mengganggu bagi pengguna jalan yang lain khususnya roda 4 akibat semak,dan sangat mengganggu pandangan sekali, dan sulit dapat mengetahuinya ada apa tidak kenderan lain didepan,katannya.(PAR)

Admin : iskandar

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    SERI 4 DARI 6 — TAK BECUS URUS SAMPAH, PEMKAB MADINA SUDAH HARUS MENYERAH!

    MADINA TAK BERDAYA DI HADAPAN SAMPAH Kripis Lingkungan || Gugus Literasi Mandailing Epicentrum Setelah dapat perintah dan sanksi dari Pusat, mengapa Madina Tak Mampu Benahi TPA? Ada satu kenyataan yang…

    Read more

    Continue reading
    Lab. Tarbiyah, Prodi MPI, dan HMPS MPI STAIN Madina Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Desa Gunung Manaon

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir, Laboratorium Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), serta Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) MPI berkolaborasi…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses