Pengadaan Buku Sumber Dana Desa ” Dikorupsi ” di Kab.Madina

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): ” Buku Perpustakaan Tahun 2019 di Kab. Madina Dikorupsi, ” Ujar Sekretaris LSM.Genta Madina Chandra Siregar.

Yang korupsi siapa..?  ” Kades, Pihak Kecamatan, Pihak ketiga sebagai pemasok buku Perpustakaan, ” Ujar Sekretaris Genta Madina Chandra Siregar, Rabu malam(30/9) saat diskusi soal pengadaan Buku disejumlah kecamatan di Kab. Mandailing Natal.

Saya ingat betul, Fraksi Amanah Berkarya di Pandangan Fraksi P. APBD tahun 2020 disampaikan keterlibatan sejumlah pihak, termasuk pihak kecamatan, Camat Natal dan Kades.

” Saya heran Inspektorat bisa lolos memeriksa Dana Desa tahun 2019 sejumlah Desa, khusus Kec.  Kotanopan, Kec. Natal,Kec.Panyabungan Utara, serta kecamatan lain, banyak yang belum ada Buku, tapi sudah bayar sesuai RAB nya, ” ujar Sek. LSM Genta Madina Chandra Siregar.

Pantaslah, ujar Chandra, Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis, sempat emosi menanggapi Kepala Inspektorat yang tidak mampu melakukan pengawasan, sehingga warga menuduh DPRD tidak mengawasi, padahal Inspektorat yang gagal.

Karena itu, warga mendesak Pjs. Bupati Madina Ir.H.Dahler Lubis segera memanggil Inspektorat, Kadis PMD, Camat se Kab. Madina untuk mengetahui Dana Desa tahun 2019 untuk pengadaan buku sudah dimana bukunya sekarang.

” Pjs. Bupati Madina jangan mau menerima Laporan ABS, bongkar semua dugaan Korupsi, khusus pengadaan Buku dimana uangnya dan bukunya, ” ujar Chandra Siregar diwaktu diskusi soal keluhan Kades(Isk)

Admin : Iskandar hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Pencairan DD Tahap I 2026 Diduga Ada Potongan, Kadis PMD Madina : Tidak Benar, Itu Fitnah

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Dugaan praktik pemotongan dana dalam proses pencairan Dana Desa (DD) tahap I tahun 2026 kembali mencuat di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Isu ini mencuat setelah adanya pengakuan…

    Read more

    Continue reading
    Topan Obaja Putra Ginting Diduga Diberi Fasilitas Kepala Rutan Kamar Ber AC di Rutan Kelas 1 A Medan

    MEDAN(Malintangpos Online): Aliansi Aktivis Kota (AKTA) menyoroti keras dugaan adanya fasilitas khusus yang diberikan kepada terdakwa kasus korupsi senilai Rp 231,8 miliar, Topan Obaja Putra Ginting, selama menjalani masa penahanan…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses