Warga Buang Sampah Sembarangan, Drainase Tumpat Penyebab Banjir di Panyabungan

Anggota TNI-AD dari Kodim 0212 TS Bersihkan Sampah/Dita Risky Saputri,SKM

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Aktivis Lingkungan dan Sosial Kab.Madina Iskandar Hasibuan, mengaku malu kepada Gubsu dan Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Nasution ketika meninjau Drainase yang tumpat sebagai penyebab terjadinya Banjir  dan genangan air di Jalinsum Kota Panyabungan setiap musim hujan di Kabupaten Mandailing Natal,selama ini.

            KenapaMalu..? “ Bagaimana saya dan Binsar Nasution tidak malu, karena Gubsu Edy Rahmayadi dan Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Nasution, menyaksikan langsung di sepanjang Drainase banyak Sampah berbagai jenis, tentu wajarlah Tersumbat dan airnya melimpah ke Jalinsum dari Mesjid Raya – jembatan Aek Mata,” ujar Iskandar Hasibuan.

            Rasa malu tersebut disampaikan Aktivis Lingkungan dan Sosial Kab.Madina Iskandar Hasibuan, Kamis Malam (8-10) di Kota Panyabungan, menjawab pertanyaan Wartawan atas peninjauan yang dilakukan Gubsu dan Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Nasution.

Gubsu Melihat Drainase

Kata Iskandar Hasibuan, sebagai warga Kota Panyabungan dirinya setiap waktu baik Facebook atau Media Online sering ekspos soal sampah, sebab Pemerintah Mandailing Natal hingga Oktober 2020 sekarang belum mampu mengatasi tumpukan sampah diberbagai tempat di Kota Panyabungan maupun daerah lainnya.

            Ternyata, kejadian banjir di Jalinsum Kota Panyabungan baru-baru ini disampaikan langsung kepada Wakil Ketua DPRD Madina Harun Nasution dan oleh Harun langsung menyampaikan kepada Gubsu, makanya Gubsu turun langsung melihat, apa penyebab banjir terjadi.

            Begitu Gubsu melihat, ujarnya, oleh anggota TNI-AD dari Kodim 0212/TS dan Koramil 13 serta dibantu oleh sejumlah masyarakat masuk Drainase, justuru Sampah yang menumpuk dan kayu, tentu Sampah itu bukan pihak Provinsi Sumut yang buang, tetapi adalah warga Kota Panyabungan, makanya kita malu kepada Gubsu dan Wakil Ketua DPRD Sumut.

            Seharusnya, masyarakat Kota Panyabungan khususnya yang bermukim di pinggir Aek Tolang dan Drainase di jalinsum melarang warga membuang Sampah ke tempat itu, karena yang rugi adalah warga yang tinggal disepanjang Jalisum, serta pedagang yang berjualan jika malam hari, sebab gara-gara banjir ngak laku jualan, bukan saya yang rugi serta Gubsu, ujar Iskandar Hasibuan( Dita/Ar).

Admin : Dita Risky Saputri,SKM

Komentar

Komentar Anda

Related Posts

Pejabat Eselon II Pemkab Madina Mengundurkan Diri dan Siang Ini Sertijab

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Siang ini dikabarkan 3 Pejabat yang telah menandatangani pengunduran diri akan serah terima jabatan. Ketiga pejabat tersebut yakni Kepala Dinas Keuangan dan Aset Daerah, Kepala Dinas Perhubungan dan…

Read more

Continue reading
Pencairan DD Tahap I 2026 Diduga Ada Potongan, Kadis PMD Madina : Tidak Benar, Itu Fitnah

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Dugaan praktik pemotongan dana dalam proses pencairan Dana Desa (DD) tahap I tahun 2026 kembali mencuat di Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Isu ini mencuat setelah adanya pengakuan…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses