Keluarga Korban : Mobil Yang Menabrak Segera Sadar Diri

Iskandar hasibuan

MALINTANG JULU(Malintangpos Online): ” Malang Benar Nasibnya, ” Kalimat itulah yang cocok disampaikan kepada Palitan Hasihuan( 36) Penduduk Desa Malintang Julu Kec.BukiT Malintang Kab. Madina, Rabu subuh(21/10) sekitar pukul 03.45 Wib ditabrak Mobil di Jalinsum Desa Janji Matogu sekitar bengkel Honda sehingga meninggal dunia.

” Pak Supir Mobil yang menabrak adik saya (Palitan Hasibuan) hingga meninggal dunia, datanglah kerumah, nanti kena Tabrak lari keluargamu pasti sakit kau rasa, di dunia ini karma berlaku, ” Ujar Iskandar Hasibuan(Abang korban Meninggal) Rabu(21/10) usai pemakaman di Desa Malintang Julu Kec. Bukit Malintang Kab. Madina.

Lokasi adik kami di Tabrak lari

Kata Iskandar, adiknya diketahui orang kritis dengan luka Tabrakan di Jalinsum Desa Janji Matogu, sekarang sudah di kebumikan dan persoalan tersebut telah diketahui polisi.

Sekali lagi, mohon supir yang menabrak adikku kami lebih baik menyerahkan diri, karena bagaimanapun si supir pasti manusia dan punya hati nurani, janganlah lari dari tanggung jawab sebagai supir yang telah membuat adik kami meninggal dunia.

” Hallo supir yang menabrak adik kami, pasti kau tidak tenang setelah menabrak, sebab kau juga manusia yg punya hati nurani, ” Ujar Iskandar Hasibuan.(Dita)

Admin : dita Risky Saputri, SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Perkuat Solidaritas, IMA Madina Pekanbaru Halal Bihalal dan Dialog Interaktif di Dilan Coffee Shop Panyabungan

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online):Ikatan Mahasiswa Mandailing Natal (IMA Madina) Pekanbaru sukses menggelar kegiatan Halal Bihalal sekaligus Dialog Interaktif yang berlangsung dengan penuh khidmat, kehangatan, dan semangat kebersamaan di Perkuat Solidaritas, IMA Madina…

    Read more

    Continue reading
    Soal Mundurnya Pejabat Eselon II, Ini Komentar Ketua DPRD dan ASN Madina

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Saat ini sejumlah Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemerintah Mandailing Natal, memilih Mundur dengan alasan yang belum diketahui secara jelas, sebab para pejabat yang mundur masih memilih Bungkam…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses