Rumah Singgah Sudah Wajar Ada di Kota Panyabungan

Foto Hanya Pemanis Berita/Ist

MENDENGAR Namanya ” Rumah Singgah ” Pasti masyarakat Mandailing Natal Sumatera Utara,bertanya -tanya ” Apa Rumah Singgah ” karena selama ini walau sangat dibutuhkan tapi Pemerintah Mandailing Natal sepertinya belum mampu untuk membangunnya disebabkan keterbatasan APBD yang hanya sekitar Rp 1,7 Trilun lebih -kurang.

Padahal ” Rumah Singgah ” untuk ukuran penduduk yang jumlahnya lebih 450 jiwa lebih sudah pantas dan wajar ada dibangun di Mandailing Natal khususnya di Kota Panyabungan.

Alasannya..? Setiap waktu ada -ada saja warga disejumlah tempat, baik di Kota Panyabungan dan luar Kota Panyabungan yang berhasil diamankan oleh Satpol PP maupun Tim Gabungan Razia Penyakit Masyarakat.

Artinya, warga yang terjaring razia ngak ” Kapok ” karena Pembinaannya di Dinas Sosial hanya sebentar saja, lalu buat Pernyataaan oleh orangtua dan Wakil orangtua, itu saja setiap ada razia Penyakit Masyarakat,sehingga pembinaannya tidak tepat.

Karena itu, baik Bupati/Wakil Bupati, 40 anggota DPRD Mandailing Natal,sudah wajar mencari solusi agar dibangun Gedung ” Rumah Singgah ” guna untuk kepentingan Sosial bagi masyarakat yang akan dilakukan pembinaan bagi masyarakat Mandailing Natal ( Bersambung Terus)

 

Admin : Dita Risky Saputri,SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    LSM Merpati Putih Tabagsel Ajak Masyarakat Awasi Pembangunan Puskusmas di Mandailing Natal

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) Merpati Putih Tabagsel, Khairunnisyah, mengharapkan kepada Kadis Kesehatan Madina dan Kadis Kesehatan Sumut, serta masyarakat agar ikut melakukan Pengawasan yang ketat terhadap Pembangunan sejumlah…

    Read more

    Continue reading
    Dukung Program Presiden Prabowo, Pemkab Madina Siapkan Lahan 170 Ha Untuk Budi Daya Bawang Putih

    MEDAN(Malintangpos Online): Sebagai bentuk dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto, khususnya bidang swasembada pangan, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menyediakan lahan seluas 170 hektare untuk budi daya Bawang Putih.…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses