Bupati Madina di Wisuda Santri, Pesantren Membantu Pemerintah Lahir Generasi Islami

Bupati Mandailing Natal, Drs.H Dahlan Hasan hadiri wisuda ke-X santri Pondok Pesantren Roihanul Jannah Kelurahan Pasar Maga Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Rabu (10/05).

LEMBAH SORIK MERAPI(Malintangpos Online):Bupati Mandailing Natal, Drs.H Dahlan Hasan hadiri wisuda ke-X santri Pondok Pesantren Roihanul Jannah Kelurahan Pasar Maga Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Rabu (10/05).

 Dalam Wisuda Ke X Tk Al-Quran, TPA, kelas VII yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Roihanul Jannah tersebut turut juga dihadiri Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Iskan Qolba Lubis, Ketua TP PKK Ny.Ika Desika Dahlan Hasan Nasution, para pimpinan SKPD, pimpinan-pimpinan pondok pesantren se Mandailing Natal, camat dan para undangan lainnya.

Bupati Mandailing Natal, Drs.H Dahlan Hasan Nasution menyampaikan, keberadaan pondok-pondok pesantren di Mandailing Natal sangat membantu Pemerintah Daerah khususnya didalam melahirkan generasi-generasi yang islami dan berakhlakul karimah, untuk itu Pemerintah Daerah akan terus berupaya didalam membantu keperluan-keperluan yang dibutuhkan oleh pondok-pondok pesantrean terebut.

“Pemda Madina merasa sangat terbantu dengan keberadaan 23 pondok pesantren yang ada di Mandailing Natal, untuk itu kita akan terus berupaya membantu keperluan-keperluannya,” ujarnya.

Ia mengatakan, pembangunan pondok-pondok pesantren ini jika hanya mengandalkan dana APBD saja sungguh tidak mungkin mengingat dananya yang sangat minim untuk itu kepada anggota-anggota DPR dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara II diharapkan dapat membantunya melalui usulan-usulan kepada pemerintah pusat.

“Agar pondok-pondok pesantren ini nantinya dapat menghasilkan sumber daya manusia yang beriman dan ber akhlakul karimah saya mengharapkan kepada pak Isqan Qolba untuk dapat mengusulkannya kepada pemerintah pusat,” sebut Bupati.

Disebutkannya, mengingat belakangan ini pergeseran nilai-nilai agama telah terjadi ditengah masyarakat satu-satunya harapan terakhir untuk menyelamatkan generasi muda adalah pondok pesantren untuk itu pembinaan pondok pondok pesantren ini diharapkan dapat menjadi perhatian bersama khususnya pemerintah.

“Pondok pesantren adalah basis terakhir kita di Madina, kita dikenal dengan agama, adat dan budayanya untuk itu saya sangat mengharapkan hal tersebut dapat kita dipertahankan kembali,” harap Bupati.(humas/Red).

 

 

 

 

 

Admin : Dina Sukandar Hasibuan,A.Md

Komentar

Komentar Anda

Related Posts

Pemda Madina Bergerak Lambat, Gelondongan Kayu dan Sampah Sumbat Terowongan Jembatan Aek Mata Panyabungan

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (25/02/26) malam hingga Kamis (26/02/26) dini hari yg lalu, mengakibatkan peningkatan debit air Sungai (Aek )Mata yang melintas…

Read more

Continue reading
Advocat Nasional : Hal Kecil Saja DPRD Tidak Berani, Apalagi Soal APBD Madina

JAKARTA(Malintangpos Online): Advocat Nasional, Mohd.Amin Nasution,SH, Mengutarakan Soal kecil, masalah Lampu Penerangan Jalan Umum(LPJU) saja Anggota DPRD Madina II, Tidak Berani Bicara.   ” Masalah kecl saja mereka tidak berani…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses