
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Menjelang bulan suci Ramadhan 1438 H, sejumlah pedagang yang ingin ikut serta berjualan/berdagang di lokasi Taman Raja Batu Desa Parabangunan Kec.Panyabungan Kab.Madina, tetap mengeluhkan modal usaha yang dibutuhkan untuk berjualan.
“Kalau rezeky memang tidak akan kemana, dimanapun kita berjualan rezekynya itu tetap ada, namun senadainya ngak laku nantinya jualan kita, sebab masyarakat yang membeli ngak mau datang, itu bagaimana,” ujar Masniawati Lubis salah seorang pedagang bukaan di Pasar Baru Panyabungan,Senin 15 Mei 2017.
Memang katanya, Bupati Madina Drs.H.Dahlan Hasan Nasution dan Kadis Perindag Madina Drs.H.Musaddat Daulay telah menyampaikan kepada pedagang bahwa modal usaha akan diberikan oleh pemerintah dengan janji dibayar 27 Ramadhan, tanpa bunga sepeserpun sewaktu dilakukan pertemuan.
Namun, kita harus ingat, bahwa jika kita jualan bukaan puasa pada dasarnya harus terjual habis setiap harinya, sebab jika ngak laku, maka makanan itu akan basi dan tentu kita mengalami rugi, makanya kita harus berpikir panjang menerima modalusaha yang diberikan, bukan serta merta kita terima.
“Niat baik Bupati Madina Drs.H.Dahlan Hasan Nasution, kita ucapkan terima kasih, namun kita juga harus berpikir panjang dalam memakai modalnya, ngak banyak memang, namanya juga jualan, tentu pangsa pembelinya juga harus kita kaji baik-baik,” katanya dengan nada tegas.
“Saya juga menginstruksikan seluruh Pimpinan SKPD beserta jajarannya diwajibkan membeli bukaan puasa di Ramadhan Fair yang bertempat di Taman Raja Batu.” Ujar Bupati Madina Drs.H.Dahlan Hasan Nasution pada waktu pertemuan pedagang dengannya di Taman Raja Batu beberapa waktu lalu.
Kalau itu dituruti oleh ASN( Aparatur Sipil Negara) yang ada di Lingkungan Pemerintah Mandailing Natal nanti, Insya Allah akan laku dagangan bukaan puasa, namun yang kita takutkan ASN yang ada ngak mau membelinya, mereka lebih suka membeli di Pasar Baru Panyabungan, tentu kita rugi nantinya, ujar Rahimah Nasution menimpali apa yang disampaikan oleh Masniawati.
“Mudah-mudahan seluruh ASN menurutinya, namun kembali kita tetap berharap kepada Dinas Perindag dan lebih khusus kepada Bupati Madina, untuk dapat member intruksi kepada ASN yang ada di Lingkungan Pemkab Madina.
Informasi yang berkembang Senin 15 mei 2017, Wakil Bupati Madina HM.Jafar Suykhaeri Nasution, telah mengadakan pertemuan dengan pihak Bank Sumut, terkait modal usaha yang akan digulirkan kepada pedagang di Ramadhan Fair.
“ Tadi Wakil Bupati Madina sudah bincang-bincang dengan pihak Bank Sumut sekitar pinjaman modal usaha bagi pedagang yang ada di Ramadhan Fair,”ujar seorang ASN di Lingkungan Pemkab Madina.(red).
Admin : Dina Sukandar Hasibuan,A.Md






