Kualitas Proyek Penguatan Tebing Aek Pohon TA 2021 Diragukan

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Sejumlah LSM dan Aktivis di Kabupaten Mandailing Natal, mendesak Kejatisu, DPRD dan Gubernur Sumut,agar melakukan pengawasan terhadap paket proyek Penguatan Tebing Aek Pohon di Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal.

” Baik Besi, Campuran Semen, ke dalaman fondasi proyek diragukan kualitasnya dan diyakini tidak tahan lama,” Ujar Ketua LSM. Merpati Putih Tabagsel Khairunnisyah, Minggu sore(17/10) usai meninjau peoyek berbiaya Rp 2.297.021.492.

Kata dia, proyek Pembangunan Bangunan Perkuatan Tebing Sungai Aek Pohon
Perkuatan Tebing Sungai Sepj. 270 M
lokasi  Sungai Aek Pohon Kec. Panyabungan, dengan Nomor kontrak : 601.1/534/PI-BGBN/2021 mulai tanggal kontrak : 28 Juni 2021 sangat minim pengawasan.

Memang, di Plang Proyek Waktu Pelaksanaan 180 (Hari Kalender) dan proyek itu dari  APBD Provinsi Sumatera Utara T.A 2021 di ker jakan  CV. Tangga Batu dan selesai sekitar Desember 2021.

Persoalannya, kita sangat yakin sekali pihak Kejatisu sebagai Pengawas tidak melakukan pengawasan, baik pondasi maupun campuran semen dan besi yg digunakan.

” Kita sangat yakin bangunan ini akan mudah rusak, sebab galuan pondasinya sangat kurang,” Ujar Herman Aktivis di Kota Panyabungan,Minggu sore(17/10) dengan harapan biar Kejasaksaan melakukan pengawasan (Iskandar)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

 

 

 

 

 

 

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Bupati Madina Sebut Sekolah Rakyat Solusi Pendidikan Bagi Anak Kurang Mampu

    PANYABUNGAN SELATAN(Malintangpos Online): Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengatakan keberadaan Sekolah Rakyat merupakan solusi bagi anak-anak kurang mampu untuk tetap mendapatkan pendidikan yang layak. Hal tersebut disampaikan Bupati…

    Read more

    Continue reading
    Lanjutkan Penyaluran Bantuan Erupsi Sinabung, PDI Perjuangan Sumut Jalankan Instruksi Megawati: “Kader Harus Menangis dan Tertawa Bersama Rakyat”*

    KARO(Malintangpos Online): Wajah-wajah lelah warga Desa Suka Tengah (Kutatengah) yang terpaksa mengungsi di Desa Sukatepu, Kecamatan Naman Teran, tak dapat menyembunyikan keletihan mereka. Namun di tengah kepasrahan dan perjuangan bertahan…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses