Main Hakim Sendiri ” Tangkap ” Pemukul Anggota IPK Pantai Barat

PANTAI BARAT( Malintangpos Online): Sejumlah anggota IPK ( Ikatan Pemuda Karya) Termasuk Ketua DPD.IPK Mandailing Natal Syamsuddin, mendesak Polisi khususnya Polsek Batahan, segera Menangkap Scurity PTPN IV Yang telah memukul anggota IPK waktu membantu memperjuangkan hak rakyat soal lahan Perkebunan Sawit.

” Peristiwa Pemukulan anggota IPK Pantai Barat Hasan Basmi telah langsung dilaporkan ke Polsek Batahan, ” Ujar Anggota IPK Pantai Barat M.Faizar Hasibuan, Sabtu( 19/3) Via selular dari Sininukan ke Redaksi.

Kata Dia, Sesuai Surat tanda terima laporan
Nomor : STPL/13 / III/2022/SPKT/Polsek Batahan/Polres Madina, kejadian pemukulan telah langsung dilaporkan ke Polsek Batahan, itulah buktinya.

Kata dia,  Selasa tanggal 15 Maret 2022 pukul 15.00 wib, telah laporkan ke Polsek Batahan, bahwa Hasan Basmi umur : 34 tahun pekerjaan : wiraswasta agama : Islam
alamat : dusun Pulo Padang Desa Simpang Durian Kecamatan Linggabayu Kabupaten Mandailing Natal, pemukulan anggota IPK.

Dalam laporan itu, korban ( Hasan Basmi)mengaku di cakar dan ditendang oleh Hafidzul Munafri als Pijul” pemukulan itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB , di Desa Kampung Kapas 1 Kecamatan Batahan Kabupaten Madina dan yang menerima laporan adalah Aulia Alhadi.

Informasi kainnya, awalnya masyarakat bersama OKP IPK (Ikatan Pemuda Karya) Pantai Barat Kab.Mandaing Natal hampir terjadi Cheos (bentrok) dengan pihak utusan PTPN IV

” diduga pihak perusahaan beri arahan anggota Scurity nya untuk memancing Ormas IPK lakukan aksi anarkis,” ujar Faizar Hasibuan.

Namun, anggota OKP IPK tidak terpancing manuver pihak perusahaan untuk aksi anarkis

kenapa..? mulai dari SDM dan Papam yang melarang masyarakat memasang Tapal Batas (patok) yang sudah lama dihilangkan dan terjadi perdebatan dilapangan

Dan seorang Security memancing keributan dengan melakukan pemukulan  terhadap anggota OKP IPK , yang membuat suasana makin memanas dalam hal ini OKP IPK dengan satu komando sigab tidak melakukan tindakan balasan.

Disebutkan, Berkat ketegasan dan bimbingan anggota IPK yang turut kelapangan (lahan sengketa) hampir terpancing bentrok pisik, begitu juga masyarakat pemilik lahan.

Namun dengan spontan Ransus dari Kecamatan Batahan Naza dengan sigap menghimbau pada anggota nya untuk menahan diri

Begitu juga Ketua IPK Sinunukan Hairul Hasibuan dengan sigap mengarahkan anggotanya supaya tidak melakukan tindakan balasan

” dengan yel yel satu komando, mari serahkan ke pihak hukum pemukulan ini,” tegas Hairul dan Naza disaat situasi memanas,

Wartawan  yang sejak awal mengikuti perjalanan unsur kepemudaan IPK kelokasi lahan II milik warga Transmigrasi yang di serobot pihak Perusahaan BUMN PTPN IV Kebun Timur Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara

Wartawan juga  mengabadikan dengan video oknum anggota Security yang memancing dengan menyerang , dengan kata kata tantangan kepada salah satu tim yang tergabung di OKP. IPK M. FAISAR. HASIBUAN agar terpancing emosi yang dapat menimbulkan bentrok pisik

Meski suasana semakin panas dan emosi hampir tak terkendali , namun masih dapat diredam oleh ketua Ransus masing -masing dan ketua IPK Sinunukan.

Pada Hari kedua , konsentrasi masyarakat bersama ormas pemuda IPK Pantai Barat dengan aksi menduduki lahan mereka yang bersertifikat

Kenapa..? hal ini ternyata menjadi perhatian khusus dari pihak manajemen PTPN IV Kebun Timur, datang meminta agar pihak warga dan OKP IPK untuk mundur meninggalkan lokasi.

Dengan berjanji pihak perusahaan akan mempasilitasi bertemu kepada pihak berwenang yang terkait sengketa lahan tersebut.

Memang, Keinginan perusahaan untuk tetap merawat dan memanen TBS(Tandan Buah Sawit), di sepakati.

Namun saat masyarakat akan memasang patok tapal batas yang pernah di buat pihak perusahaan melalui ADM dan Papam melarang

” ini awal kronologis kejadian pemukulan dan pengeroyokan yang dilakukan oknum Scurity terlihat jelas vidio visual yang beredar di medsos saat ini,” ujarnya.

Karena itu, Lima (5) Ketua Ransus Kecamatan Pantai Barat, meminta tindakan hukum untuk penangkapan Scuriti tersebut dalam waktu yang sesingkatnya,

Ketua DPD IPK SAMSUDIN. Lubis. SH, mengutarakan sangat menyesalkan kejadian itu dan ia mengutuk keras perlakuan Scuryti

” Saya meminta penegak hukum segera ambil tindakan tegas kepada pelaku pengroyokan (pemukulan),” Ujarnya.

Disebutkannta, jangan paksakan kami ambil tindakan diluar hukum, kami juga memahami hukum.

Kapolsek Batahan Sapariono yang dihuhungi Via selular,Sabtu(19/3) membenarkan adanya peristiwa antara IPK dan Scurity OTPN IV.

Kata Kapolsek, pihaknya segera membawa laporan pengaduan IPK tersebut ke Mapolres Mandailing Natal.

” Laporan itu akan ditindak lanjuti Pihak Reskrim Pilres Madina dan kondisi Kamtibmas diwilayah Hukum Polsek Batahan aman dan terkendali,” ujar Kapolsek saat dihubungi ( Nanda)

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Polres Tapsel Rehabilitasi Jembatan Gantung Merah Putih di Desa Muaratais I Kec.Batang Angkola

      MUARATAIS(Malintangpos Online): Kepolisian Resor Tapanuli Selatan, merehabilitasi Jembatan Gantung Merah Putih yang menjadi urat nadi aktivitas warga di Desa Muaratais I Kec. Angkola Muaratais, Kamis (2/4). Perbaikan jembatan tersebut…

    Read more

    Continue reading
    Setelah Viral Kades Jambur Baru Kec.Batang Natal Diperiksa Inspektorat Mandailing Natal

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Setelah Viral, RH Kepala Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal (Madina), hari ini Kamis( 2/4/2026 ) diperiksa oleh Inspektorat secara tertutup. Ia didampingi 6 orang, termasuk…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses