Tetapkan Tersangka, JPKP Desak Kejari P.Sidimpuan Tuntaskan Kasus BTT Covid-19

P.SIDIMPUAN(Malintangpos Online): Gelombang desakan untuk mengusut guna mengusut tuntas kasus dugaan korupsi Belanja Tidak Terduga (BTT) pada kegiatan operasional monitoring Covid-19 TA 2020 di Dinas Kesehatan Padangsidimpuan, terus bergulir.

Kejari Padangsidimpuan yang notabene menyidik kasus tersebut, terkesan “senyap” menginformasikan perkembangan penyidikannya.

“Kita heran, pasca mutasi Kajari yang lama, Bapak Hendry Silitonga, perkembangan kasus dugaan korupsi BTT itu seakan ‘jalan di tempat’. Ada apa dengan Kejari Padangsidimpuan,” ujar Mardan Eriansyah Siregar, SSos, Ketua DPD JPKP Kota Padangsidimpuan Kepada Wartawan, Selasa (22/3) siang.

Padahal, kata Mardan, sewaktu Kajari yang lama, Hendry Silitonga, menjabat, Kejari Padangsidimpuan sempat mengutarakan ke publik kalau kepastian hukum akan diambil terkait kasus tersebut, seusai mendapatkan hasil penghitungan kerugian negara dari lembaga independen.

Namun, sebut Mardan, mengapa hingga kini tak kunjung ada perkembangannyaperkembangannya, untuk mardan mendesak pihak kejaksaan negeri Padangsidimpuan untuk segera menetapkan tersangka dari kasus tersebut

“Soal siapa tersangkanya?, itu Hak penyidik, Kita tidak tahu. Dan kalau pun di SP3-kan, ” maunya diumumkan dong, ke publik.

Seharusnya kejari terbuka dalam permasalahan ini , ” Jangan diam” ,ada Apa ini ? , Berani tidak Kajari yang baru, Bapak Jasmin Manullang, mengungkap kasus tersebut?” tanya Mardan, dengan nada heran

Menurut Mardan, kasus tersebut layak untuk diusut tuntas dan segera tetapkan tersangka .

Apalagi, Mardan dapat informasi, bahwa Kajari yang lama telah melakukan pemaparan terkait kasus itu di hadapan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia (RI), pada kegiatan supervisi, sebelum dirinya dimutasi.

Dan informasinya, Kajari yang lama, mendapat apresiasi dan kasus itu jadi atensi

“Maka dari itu, ini harus diusut tuntas. Kajari yang baru harus segera bekerja bersama jajarannya. Perintah Bapak Jaksa Agung RI jelas, agar berlaku profesional dalam menangani berbagai kasus, apalagi terkait dugaan korupsi dana Covid-19,” tegas Mardan.(WhatsApp/SM)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    DUO PEMIMPIN — INDAH & MIFTAH: JEJAK KADER DAN ARAH GERAK

    Mengeja Puzzle Pemuda Daerah Dari Jakarta, Bercermin pada Kasus Madina Artikel Kripis — Gugus Literasi Mandailing Epicentrum Dari konsistensi kaderisasi partai hingga ujian kepemimpinan di gedung dewan, dua perjalanan ini…

    Read more

    Continue reading
    TP PKK Madina Gelar Rapat Evaluasi dan Tindak Lanjut Program

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online):Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggelar rapat evaluasi dan rencana tindak lanjut program pada tahun 2027. Rapat tersebut berlangsung di Pendopo Rumah…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses