Ko
kepada Kepala Desa mengenai akan berakhirnya masa jabatan Kepala Desa secara tertulis 6 (enam) bulan sebelum masa jabatannya Berakhir.
Prosesi pengambilan sumpah sekaligus pelantikan itu dilakukan Wakil Bupati Madina H.M Jafar Suhairi Nasution dihadiri muspida, Sekda, SKPD, Asisten, Kabag, Camat pendamping (istri kepdes) dan ratusan warga lainnya.
Hal unik lainnya, di saat hujan deras turun semua yang dilantik dan wakil bupati tidak beranjak langsung melanjutkan pelantikan. Kemudian usai dilantik 254 Kepdes langsung melakukan ziarah, membersihkan makan sekaligus berdoa di pemakaman umum di samping lokasi pelantikan.
Wakil dalam sambutannya mengatakan, pelantikan yang langsung disambut hujan merupakan suatu anugrah dan pertanda bahwa pelantikan mendapat ridho dari Allah Swt Tuhan yang Maha Esa. “Untuk itu jangan ada yang beranjak dari tempat masing-masing,” katanya.
Suheri mengatakan, kepala desa merupakan ujung tombak dan pemerintahan paling penting, langsung bersentuhan dengan masyarakat. Apalagi setelah melalui peroses pilkades serentak dan merupakan pilihan masyarakat.
“Ini amanah, perlu dijaga dan dijalankan sesuai tupoksi, terkait jiarah ke makam untuk mengingatkan kita akan kematian pasti akan datang.
tujuannya untuk mengingatkan pada kita semua agar menjalankan amanah itu.
Dan kepada pendamping agar membantu tugas suami dan selamat menjalankan tugas pengabdian,” katanya( Red)
AD









