Saran Anak Rantau, Bupati/Wakil Bupati Madina ” Ganti ” Pejabat Eselon II

Foto hanya pemanis berita

JAKARTA(Malintangpos Online): Sejumlah Perantau asal Madina di Kota Jakarta, mendesak Bupati/Wakil Bupati, agar segera mengganti Pejabat Eselon II di Lingkungan Pemerintah Mandailing Natal, jika daerah kita ingin mendapat WTP Tahun 2023 mendatang.

” Sebagai sumbang saran kepada Bupati/Wakil Bupati, agar Pejabat Eselon II di lingkungan Pemerinrah Mandailing Natal,supaya diganti,” Ujar Firman Lubis salah seorang warga Madina di Jakarta, Senin(30/5) malam.

Kata Lubis, walaupun harus di Lelang semua Pejabat Eselon II silakan di Lelang, karena  sangat tidak mungkin daerah kita yang sudah 23 tahun tidak dapat – dapat Opini WTP ( Wajar Tanpa Pengecualian).

” Yakinlah, jika Bupati dan Wakil Bupati tetap mempertahankan pejabat sekarang, jusruru yg dapat dibawah WDP,” ujar Firman Lubis.

Ditempat terpisah, Abdullah Pulungan kepada Wartawan di Jakarta, heran dengan sikap Bupati/Wakil Bupati yang tetap mempertahankan pejabat yang ABS( Asal Bapak Senang).

” Apa sudah tidak ada lagi pejabat yang mampu di Madina dan syah saja dibawak dari luar Madina,” katanya ( Nir/ Wad)

 

Admin : Iskandar Hasibuan…

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    SEMARAK MUSDA GOLKAR MADINA (4)

    Jangan Hanya Mencari Ketua, Siapkan Pemimpin Berikutnya! Jika kedekatan dengan rakyat harus dibuktikan melalui kerja, pertanyaan berikutnya adalah: siapa yang memastikan kerja itu terus berlangsung..? Sebuah partai tidak mungkin menggantungkan…

    Read more

    Continue reading
    KASUS KORUPSI JALAN SUMUT: MANA PANGKAL, MANA UJUNG..?

    Malintang Pos | Kripis Mandailing Epicentrum Jangankan kasus besar, perkara kecil saja bisa bikin publik bingung, lupa, dan abai. Nah, perkara sebesar kasus dugaan korupsi jalan Sumut, yang menyentuh tiga…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses