
HUTAPULI(Malintangpos Online): ” Kami Tidak Ada Niat Menebang Kayu, kami hanya mau Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang ada diwilayah yang ditunjuk oleh pemerintah,” ujar Maneger Eksternal PT.Sorikmas Mining Ade Hendi dihadapan masyarakat Desa Hutapuli Kec.Siabu Kab.Madina pada Sosialisasi Kedua(2) Daerah Aliran Sungai ( DAS).
Kata Ade Hendi, pihaknya dari Perusahaan PT.Sorikmas Mining, akan keliling disekitar lahan 350.000 hektar yang telah disetujui pemerintah.
Kata dia, penetapan lokasi 350 Hektare diwilayah Hutan Desa Hutapuli Kecamatan Siabu, rupanya setelah survei lapangan dan yang gundul itu yang tidak ada pohonnya itu hanya sekitar 50 hektare

Dikatakan Ade Hendi, pihaknya hanya menanami 50 hektar, dari 350 hektarnya, kami akan meminta di tempat lain atau meminta arahan yang ditetapkan kembali oleh Kementerian Kehutanan setelah ditetapkan 350 Hektare itu.
” Tidak mungkin reboisasi ,yang namanya kegiatan rehabilitasi itu dalam rangka memperbaiki , kalau memperbaiki, artinya kondisi awal itu namanya rehabilitasi,” ujarnya lagi.
Tetaapi kegiatan yang namanya penebangan hutan , kayu dan lain sebagainya saya jaminkan itu tidak akan pernah ada dilokasi yang ada diwilayah Desa Hutapuli Kecamatan Siabu.

Kalaupun, karena kegiatan kami tidak ada yang namanya penebangan , tidak ada pembuatan jalan yang lebar, kami hanya melakukan pembuatan jalan yang bisa dilewati oleh kereta/Honda saja.
Disampaikan, jalan yang satu meter ,yang saya kira mungkin ranting pohon yang hanya di babat begitu saja
” jadi kalau ada pembuatan jalan ,itu pasti sudah salah, jadi kami tidak akan melakukan pembuatan jalan,” ujar Ade.
Pokoknya, Kami tidak akan melakukan penebangan pohon, apa lagi kayunya dibawa kemana-mana , jadi komersil itu, tidak akan dilakukan, hanya melakukan penanaman pohon dengan beberapa jenis pohon buah yang jumlahnya ada 10 macam buah nanti , cocoknya di atas kita, boleh itu buahnya, apa kita diskusikan bersama.

Kenapa harus begitu ya memang kami hanya diperintahkan hanya diberi kewajiban oleh pemerintah untuk menanam tidak untuk menebang ,tidak untuk mengangkut kayu .
Selama 3 tahun mudah-mudahan bisa selesai dengan baik , bahwa nanti realisasi lagi dengan KPH untuk mengajukan lokasi baru .
Sekali lagi kami PT. Sorikmas Mining itu adalah perusahaan tambang, bukan perusahaan yang bergerak di bidang kayu, bukan perusahaan yang mencari kayu. Ujar Ade Hendi
Takut Banjir, Forpera Monolak PT.SM
Forum Peduli Rakyat Desa Hutapuli mengatakan tetap komitmen dari awal menolak PT . Sorikmas Mining.

Kami memohon tidak melakukan kegiatan lagi di Desa Hutapuli. Jangan sampe Desa Hutapuli Banjir
Lokasi yang di lakukan di rehabilitasi itu tidak ada. Sebelum kami melakukan aspirasi kepada bapak bupati , kami sudah menyampaikan terlebih dahulu kepada bapak kepala desa namun tidak ada tanggapan, ujar mewakili Forpera.
Sambutan Kades
Kepala Desa menyampaikan ” Kita harapkan nantinya di kemudian hari , terimakasih kami ucapkan kepada PT Sorikmas Mining .
” Karena kita pada saat sosialisasi yang pertama menjelaskan bahwa program penghijauan atau DAS,” ujarnya.
Untuk melanjutkan pekerjaan ini kita melaksanakan sosialisasi kedua .
Kami mengajak masyarakat tentang bagaimana pekerjaan dari Sorikmas Mining.
” Besar harapan kami kepada masyarakat sama sama kita simak penjelasan dari PT. Sorikmas Mining ,” kata Kades.
Kegiatan sosialisasi di hadiri KPH wilayah 8 Zulham , Camat Siabu ,Dan Ramil Siabu, Kapolsek ,Kepala Desa , seluruh kepala lorong Desa Hutapuli, Tokoh Harajaon , hatobangon dan tokoh masyarakat Desa Hutapuli .
Terlihat juga hadir Dari PT.Sorikmas Mining Maneger Eksternal Ade Hendi sebagai pemateri dalam sosialisasi yang di laksanan , Meneger komersial Budi Suharta dan Meneger aset proteksen Roni ( Dita/Aris)
Admin : Dita Risky Saputri.SKM








