Tambal Sulam Jalan Nasional di Madina Disoroti

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Menjelang Idul Adha 1443 H, sejumlah LSM  dan masyarakat di Kota Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, menyoroti pekerjaan ” Tambal – Sulam ” Jalan Nasional, yang diduga tidak akan tahan lama.

” Kalau seperti itu sistem Tambal – Sulam jalan Nasional, yakinlah tidak akan tahan lama,” Ujar Abdullah Pulungan,ST, Jumat sore(8/7) di Simpang STAIN Madina.

Coba perhatikan kedalaman aspal yang dikerok, harusnya tidak seperti itu kedalamannya, walaupun nanti di aspal akan mudah rusak.

Kenapa..? Jalan yang ada di Kota Panyabungan jalan Nasional, dilewati Truk yang bertonase tinggi, apalagi saat ini mulai musim hujan.

” Kita sepakat dengan anggota DPRD Sumut Fahrizal Efendi Nasution, yang juga menyoroti Jalan Nasional, yang pekerjaannya tidak baik,” ujarnya.

Secara terpisah, Roslinda Siregar, juga heran dengan proyek Tambal -Sulam diwilayah Mandailing Natal, yang sistem pekerjaannya seperti itu.

” Harusnya bukan begitu, lebih dalam akan lebih bagus, ini namanya proyek ” Hantam Kromo, yakinlah tidak akan tahan,” ujarnya dengan tegas.

Harapan saya, Gubsu Edy Rahmayadi segera memanggil pihak Balai jalan Nasional, agar sistem Tambal – Sulam jalan diperbaiki caranya,” katanya.

Pihak kontraktor maupun pihak Balai Jalan Nasional belum dapat dikonfirmasi, karena para pekerja jalan mrngakui hanya sebagai pekerja saja ( Isk)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Tumpukan Sampah Saja 27 Tahun Nggak Beres, Apalagi Tertibkan PETI di Mandailing Natal, Pasti Percuma & Buang Waktu (2)

    Membicarakan PETI( Pertambangan Emas Tanpa Izin) sama artinya membicarakan ribuan jiwa warga di Mandailing Natal, yang menggantungkan hidupnya di Petambangan Emas tersebut. Padahal, kita tau bersama bahwa Surat Bupati, sudah…

    Read more

    Continue reading
    Gubernur Mahyeldi Raih Penghargaan Kartika Pamong Praja Madya dari IPDN

    JATINANGOR(Malintangpos Online): Kepemimpinan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menganugerahkan Kartika Pamong Praja Madya kepada Gubernur Mahyeldi sebagai bentuk…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses