Penjual Jagung Keliling Butuh Perhatian Pemda Madina

PANATAPAN(Malintangpos Online): Penjual Jagung Keliling Andi Lubis Warga Kelurahan Dalan Lidang Kecamatan Panyabungan, sangat mengharapkan bantual Modal Usaha dari Pemerintah Mandailing Natal.

” Saya sering mengurus agar mendapat Bantuan apa saja dari Pemerintah Mandailing Natal, tetapi tidak seperti tetangga kami yang sejak dulu dapat bantuan,” Ujar Pedagang Jagung Keliling Andi Lubis, Minggu(18/12) ditemui di Objek Wisata Panatapan Panyabungan.

Kata Andi, kalau hari Sabtu dan Minggu, jualan di Objek Wisata Panatapan dengan sewa atau untuk kebersihan Rp 5.000,- dan Jagung Laku sekitar 50 Biji, dengan harga Rp 5.000,- atau dapat uang Rp 250.000/ hari.

Sedangkan, Hari Senin – Jumat jualan Keliling dengan Kenderaan Honda, juga bisa terjual 50 Biji Jagung, uang keluar Bensin Rp 20.000,-/Hari.

Kata Andi, kalau jualan arah Batang Natal dan Muarasipongi bisa terjual 100 Buji Jagung dan uang keluar bertambah sekitar Rp 50.000,-

Untuk apa Modal..? Tanya Wartawan ” Hanya inilah semua modalnya, kadang Honda rusak, tidak bisa dibetulkan, makanya kita ingin bantuan seperti Orang lain,” ujarnya.( Aris)

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Hari Kebebasan Pers Sedunia: Ketum SMSI Firdaus Tegaskan, Mendirikan Perusahaan Pers Adalah Hak Asasi

    JAKARTA(Malintangpos Online):Mendirikan perusahaan pers dalam berbagai platform, termasuk media siber adalah hak asasi manusia yang lindungi oleh PBB dan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28. Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang…

    Read more

    Continue reading
    ” Pers Kontekstual “

    Kalau lembaga pers tidak ada, apakah langit akan runtuh? Ya, kalau itu sebelum era medsos. Sekarang? Siapa peduli. Selama konten berita hanya berorientasi update informasi, semua ada di medsos. Upadate-nya…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses