Soal 252 Pj.Kades, Komisi IV DPRD Segera Panggil Kadis PMD Mandailing Natal

H.Nissat Sidik Masution

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Penetapan 252 penjabat (Pj) Kepala Desa, beberapa waktu lalu di aula Kantor Bupati Madina menuai protes akibat banyak Pj. yang tidak sesuai dengan keinginan masyarakat setempat. Bahkan ada desa yang melayangkan surat pengaduan ke DPRD.

Atas hal tersebut, Komisi IV DPRD Madina menggelar rapat interna di ruang Komisi IV DPRD Madina, Kompleks Perkantoran Payaloting, Desa Parbangunan, Panyabungan, Senin (27/3).

Dalam rapat tersebut disepakati dalam waktu dekat Komisi IV akan memanggil kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa untuk klarifikasi dan tabulasi persoalan yang muncul.

Ketua Komisi IV DPRD Madina H. Nis’ad Sidiq Nasution membenarkan pihaknya menggelar rapat internal dan memutuskan memanggil Kadis PMD.

“Banyak persoalan yang muncul usai penetapan Pj. Kades ini dan kami juga menerima surat aduan,” katanya.

Ketua PAN Madina menerangkan, permasalahan yang muncul beragam termasuk penjabat yang tak sesuai dengan keinginan masyarakat meskipun telah di rekomendasi Camat.

“Dinas PMD harus menjelaskan semuanya. Kenapa bisa muncul beragam masalah dan penolakan dari masyarakat,” ujarnya.

Penunjukan Pj, jelas Nisad, telah menimbulkan desas-desus di tengah masyarakat dan muncul beragam persepsi, termasuk adanya orang-orang yang mengambil keuntungan pribadi dari situasi yang terjadi.

“Ini juga harus jelas sehingga tidak menimbulkan konflik yang lebih besar di tengah-tengah masyarakat. Apalagi adanya isu makelar jabatan dalam hal ini,” tambahnya.

Terkait kemungkinan akan dibentuk panitia khusus (Pansus), Nisad tidak menutup kemungkinan hal tersebut.

“Saudara H. Maraganti tadi juga menanyakan hal ini. Termasuk penetapan perempuan sebagai penjabat di Desa Mompang Julu. Kami lihat dulu nanti, tapi saya pastikan Pansus bisa saja dibentuk,” tutupnya.

Patut diketahui, usai penetapan Pj. kades timbul penolakan terhadap Pj. yang ditetapkan bupati.

Beberapa di antaranya, Desa Aek Mual di Siabu, Desa Aek Holbung dan Desa Lubuk Bondar di Kecamatan Batang Natal, Desa Gunung Manaon dan Desa Adian Jior di Kecamatan Panyabungan dan ada juga yang mendatangi kantor PMD. (RS/Red)

 

Admin : Dita Risky Saputri SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    “SATMA AMPI Madina: Gubernur Sumut Jangan Diam, Minta Presiden Turunkan Tim Khusus Berantas Tambang Ilegal 

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online(: Bendahara SATMA AMPI Mandailing Natal, Muhammad Saleh, mengapresiasi langkah Tim Terpadu Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang melakukan penertiban terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Kotanopan.…

    Read more

    Continue reading
    Paviliun Madina di PRSU Ke-50 Tampilkan Kopi Mandailing

    MEDAN(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menampilkan produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan seni budaya Gordang Sambilan pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50. PRSU 2026 berlangsung…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses