
MEDAN(Malintangpos Online): Berangkat dari keresahan saya dan seluruh masyarakat Mandailing Natal, saat RDP bersama Polda Sumut Pangdam, dan Kepala BNN.
Saya membeberkan ke Kapolda Sumut Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dan Pangdam I/BB Mayjen TNI Mochammad Hasan, terkait produksi ganja dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang sangat dahsyat

” sehingga dibutuhkan tindakan tegas dan konkrit dari aparat penegak hukum,” Ujar Wakil Ketua DPRD Sumut H.Harun Mustafa Nasution, Rabu(08/11) dikutif dari Akun Facebooknya.
Benar-benar luar biasa, produksi ganja di Madina saat ini, sudah hampir mengalahkan produksi ganja asal Aceh. Ini perlu menjadi perhatian serius bagi aparat penegak hukum. Ujarnya
Kata Wakil Ketua DPRD Sumut dari Fraksi Gerindra itu, Dalam RDP tersebut saya juga menyampaikan harapan kepada Kapolda Sumut dan Pangdam I/BB beserta jajarannya untuk segera membersihkan areal produksi ganja dari Madina, demi terbebasnya daerah Madina dari pengaruh narkotika.

Kami dari Lembaga legislatif sudah pernah berdiskusi dengan Polres Madina dan pihak BNN, guna mencari solusi pemusnahan tanaman ganja dari Madina
” tapi tetap terbentur dengan anggaran, sehingga besar harapan kita agar di setiap APBD kabupaten/kota dialokasikan untuk pemberantasan narkotika,” ujar Caleg DPR.RI dari Partai Gerindra itu.
Seperti yang di sampaikan Kepala BNN Provinsi Sumut Brigjend Pol Drs Toga H Panjaitan, untuk memberantas narkoba dan sejenisnya, dibutuhkan anggaran yang besar.
Tanpa anggaran yang cukup, kita kesulitan memberantas narkoba dan sejenisnya.

Kepala BNN juga menyampaikan alangkah baiknya, setiap kabupaten/kota di Sumut mengalokasikan anggaran di APBD masing-masing sebesar Rp5-Rp10 miliar, ujarnya( Fb/Red)
Admin : Iskandar Hasibuan.








