
BUKIT MALINTANG(Malintangpos Online): Pasca Uji Penerbangan Bandar Udara Jenderal Besar Abdul Haris.Nasution, sejumlah warga Kec.Bukit Malintang dan Kec.Panyabungan Utara Kabupaten Mandaililing Natal, Mengeluh dan Resah akibat dari Pembangunan Bandar Udara.
Kok Mengeluh..? Lihat langsung ke lokasi,bukan Fitnah, setiap musim hujan semua Lumpur Dari Lokasi Bandara menutupi Aek Kapinis dan air yg dulunya buat MCK ( Mandi,Cuci dan Kakus) tidak bisa dipakai lagi oleh warga.

Dan warga Desa Jambur Padang Matingi,Desa Hutadame dan Desa Kampung Baru Kec.Panyabungan Utara, terdampak Lumpur ke Areal Pertanian warga.
” Baik PPK Bandara, Camat Bukit Malintang, Kadis Perhubungan dan Kadis Lingkungan Hidup Mandailing Natal, semuanya Bungkam dan Membisu,” Ujar Ketua LSM.Merpati Putih Tabagsel Khairunnisyah,Jumat(29/3) di Rindang Hotel Panyabungan.

Kata dia, pihaknya mengajak warga yg terdampak Pembangunan Bandara, segera membuat Laporan ke Kementerian Perhuhungan dan Presiden RI Ir Joko Widodo di Jakarta.
Untuk apa..? Tanya Wartawan ” Lihat saja di Madina, semua Bungkam, DPRD, Bupati,Dinas Linhkungan Hidup,Dinas Perhubungan,Camat,Kades, apalagi PPK Bandara semua Bungkam,” ujarnya dengan nada tinggi.

Lihat saja nanti,musim Hujan, warga di Kec.Bukit Malintang, Lambou, Sidojadi pasti Mengeluh dan bersumpah Serapah,” ujarnya.
Dan warga Desa Jambur Padang Matingi,Desa Hutadame dan Desa Kampung Baru di Panyabungan Utara, jika hujan turun akan menjadi sasaran dari Pembangunan Bandara di Bukit Malintang.
” Jika di daerah ini tidak ada yg peduli,kita siap mendampingi warga ke Jakarta, apalagi dalam waktu dekat Presiden akan turun untuk meresmikan Bandara,” ujarnya.

Camat Panyabungan Utara Hasan Basri yg dihubungi,Jumat(29/3) Via WhatsApp, mengaku telah menerima keluhan warga soal pembangunan Bandara.
” Insya Allah, hari Selasa depan dirapatkan dengan Kades yg terdampak,” ujarnya( Isk)
Admin : Iskandar Hasibuan…….








