Komisi D DPRD Sumut Jangan ” Tutup Mata ” Soal Tambang Illegal di Mandailing Natal

MEDAN(Malintangpos Online): Sejumlah Aktivis,LSM dan Mahasiswa, mengharapkan kepada anggota DPRD Sumut C/Q.Komisi D, agar tidak Menutup Mata, terkait dengan aktivitas Tambang Illegal diwilayah Mandailing Natal, karena dipastikan sudah merugikan Negara dan Lingkungan.

” Tolong Komisi D DPRD Sumut dan lebih khusus 10 orang Anggota DPRD Sumut 7 agar tidak menutup matanya, terkait maraknya Aktivitas Tambang Illegal di Kabupaten Mandailing Natal,” Ujar Aktivis Lingkungan Sumut Efendi Hasibuan.S.Sos,Rabu(17/4) di Gedung DPRD Sumut.

Kata Efendi, walaupun sejumlah warga di Kotanopan telah Demo ke Polsek agar Tambang Emas Illegal jangan di Tertibkan, sebab warga butuh biaya hidup, karena saat ini ekonomi warga sulut adalah bukan alasan untuk membiarkan Tambang Illegal dengan memakai Alat Berat.

Yang jelasnya, warga ada yg Provokasi, inilah tugas Polisi, agar para Cukong dan Pemilik Alat Berat di Tangkap, karena kegiatan mereka sudah jelas salah dan Pidana.

Sekretaris LSM.Genta Madina Chandra Siregar di tempat terpisah, mendesak DPRD Sumut segera memanggil Kapolda Sumut untuk Klarifikasi soal maraknya Tambang Illegal di Mandailing Natal.

” Saya melihat, baik Bupati dan Kapolres Mandailing Natal, sepertinya sudah tidak mampu Menertibkan Tambang Emas Illegal dan juga Tambang Galian C Illegal, yang marak diwilayah Mandailing Natal,” ujar Siregar.

Mahasiswa asal Madina RD.Pulungan kepada Wartawan di Gedung DPRD Sumut, mengutarakan harusnya 10 Anggota DPRD Sumut 7, jemput Bola, sekitar maraknya Tambang Illegal di Mandailing Natal.

” Sedikitpun Pengusaha Tambang yang mengoperasikan Alat Berat ( Escavator) di Kotanopan, tidak ada takutnya kepada APH dan Bupati Mandailing Natal” ujarnya.

Buktinya..? Lihat sekarang, aktivitas Tambang setelah berkali – kali rapat Forkofimda, justuru makin maral yg Illegal di Madina.

” Kita dukung DPRD Sumut, segera memanggil Kapolda Sumut dan instansi terkait lainnya ke DPRD Sumut,” katanya lagi ( Edi/Ara/Red)

 

Admin ; Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Akhirnya listrik Negara Sampai Juga di Patialo

    *** Oleh: Moechtar Nasution *** Bagi masyarakat yang tinggal atau sering bersinggungan dengan wilayah pinggiran, peta pembangunan daerah selalu terasa seperti garis ketimpangan yang tebal. Wilayah pelosok yang tersembunyi di…

    Read more

    Continue reading
    Delapan Desa di Mandailing Natal Ditarget Teraliri Listrik Tahun 2026

    KOTANOPAN(Malintangpos Online): Sebanyak Delapan( 8) Desa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) ditargetkan akan teraliri listrik PLN pada tahun 2026. Kepastian itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Afrizal Nasution saat membacakan pidato…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses