Gerakan Sejuta Anti Pengangguran Untuk Wilayah Mandailing Natal (2) Berdayakan UMKM Lokal

Pembicaraan UMKM oleh Pemerintah mulai dari Pusat hingga Daerah, hampir setiap hari kita dengar dan nyaring terdengar disampaikan oleh Pemerintah, termasuk Pemerintah Mandailing Natal dan DPRD nya dalam setiap pertemuan dengan masyarakat.

” Gerakan Sejuta Anti Pengangguran Untuk Wilayah Mandailing Natal “ itulah judul tulisan ini, sebagai bentuk Protes kepada Pemerintah Mandailing Natal, yang belum begitu serius untuk Mengurangi angka Pengangguran di Bumi Gordang Sambilan hingga tahun 2024 ini.

Perlu kita ketahui bersama, bahwa UMKM adalah singkatan dari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah.

Meskipun termasuk kecil, namun usaha ini ternyata sangat bermanfaat untuk perekonomian negara. Saat ini UMKM semakin berkembang dari hari ke hari.

Mengingat peraturan perundangan-undangan No. 20 tahun 2008, UMKM dibedakan beberapa bagian yaitu usaha mikro, usaha kecil, dan usaha menengah.

Secara umum, UMKM adalah usaha yang dilakukan oleh rumah tangga, individu, kelompok, atau sekelompok orang.

UMKM saat ini sebagai fondasi perekonomian masyarakat Indonesia karena dinilai mampu membangkitkan sektor ekonomi.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) memperlihatkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal kedua 2023 sebesar 5,17 persen disebabkan tingginya belanja pemerintah dan konsumsi rumah tangga. 

Di sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi pada komponen pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar 10,62 persen, diikuti lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga sebesar 8,62 persen dan komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga sebesar 5,23 persen. 

Sebagai salah satu entitas Pemerintah Kementerian Keuangan ikut serta dalam program pembinaan UMKM melalui implementasi Inisiatif Strategis Sinergi Pemberdayaan UMKM Kemenkeu Satu, yang dituangkan dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 396/KMK.01/2022 tentang Program Sinergi Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah Kementerian Keuangan.

Kementerian Keuangan merupakan salah satu Lembaga yang concern dalam pengembangan bisnis UMKM yang ada di Indonesia, Kementerian Keuangan merasa perlu untuk memajukan bisnis dari para UMKM agar bisa lebih meningkat. 

Bagaimana UMKM di Mandailing Natal sekarang..? Mau tau jawabnya, yang bisa menjawabnya adalah Bupati/Wakil Bupati dan 40 anggota DPRD Mandailing Natal, kalau Penulis yang Menjawab ” Nyaris Tidak Ada ” Pembinaan.( Bersambung Terus)

Foto : Kampoeng Kaos Madina

Admin : Iskandar Hasibuan.

 

 

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Warga Kampung Darek Padangsidimpuan Geram, Pasang Spanduk: Pengedar Narkoba Adalah Pengkhianat Bangsa

    PADANGSIDIMPUAN(Malintangpos Online): Rasa geram bercampur keprihatinan mendalam kini melanda warga Kampung Darek, Kelurahan Wek VI, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan. Sebagai bentuk penolakan keras terhadap maraknya peredaran narkoba yang mengancam lingkungan, masyarakat…

    Read more

    Continue reading
    Bupati Madina Ditantang Anggota DPRD Tuntaskan Carut Marut RSUD Panyabungan

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Anggota DPRD Mandailing Natal, H. Binsar Nasution, bongkar carut-marut RSUD Panyabungan. Meski digadang jadi rumah sakit rujukan, faktanya RSUD ini masih jauh dari standar. Ruang rawat kurang, AC…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses