Ringgo Siregar : Jangan Ancam Wartawan, Tidak Suka Laporkan Saja

Foto Kanan : Ringgo Siregar

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Salah seorang Wartawan Tinggal di Kecamatan Siabu Ringgo Siregar, mengutarakan jika ada yang tidak suka dengan Profesi Wartawan, janganlah diancam, tetapi Gunakan Hak Jawab dan tidak puas juga laporkan.

” Janganlah main ancam kalau merasa dirugikan atas berita yg dibuat Wartawan, ada hak Jawab dan bila perlu Laporkan saja, agar jangan timbul masalah baru,” Ujar Wartawan Media Online Ringgo Siregar,Sela sa(13/8) Via WhatsApp Ke – Redaksi Malintang Pos Group.

Kata dia, Viralnya pemberitaan tentang seorang jurnalis/wartawan di  Kabupaten Mandailing Natal ,menjadi pemberitaan yang trending/hot topik.

Disebukannya,Bermula atas pemberitaan tentang salah satu SPBU di salah satu daerah di Madina hingga berujung pengancaman akan diramaikan massa.

Wartawan/jurnalis merupakan bagian dari empat pilar berbangsa. Tanpa wartawan suatu prestasi dan kebobrokan tidak akan diketahui publik termasuk popularitas negara.

Solidaritas kami sebagai wartawan tidak perlu lagi diragukan jangan sok hebat dengan kami. Kami bagaikan tubuh manusia, satu organ tubuh merasa sakit semua badan akan merasakan.

” Tapi bukan soal itu yang mau saya sampaikan, namun bagaimana kami bisa hidup dan bekerja ditengah-tengah masyarakat. Kami bukan sosok yang perlu ditakuti dan dijauhi namun diayomi,” Ujar Ketua Karang Taruna Kec.Siabu itu.

” Prestasi para publik figur kami beritakan agar dunia luar tahu tentang hal itu. Jika ada yang merasa terusik dengan kehadiran kami diduga ada yang ditutup-tutupi” ujarnya

Dia juga mengatakan jangan ancam wartawan tidak suka laporkan. Perlu disampaikan bahwa wartawan dalam bertugas itu dilindungi undang-undang pers/wartawan.

Senada dengan itu, Bakty Wijaya Wartawan Radio MNCTRIJAYA Madina menyampaikan bergaullah dengan wartawan.

Kata dia, Tidak selamanya wartawan itu sosok yang yang ditakutkan apalagi buat para publik figur.

Wartawan merupakan penyambung dan penyampaian informasi tentang apa yang terjadi hari ini dan mengungkapkan dugaan yang tidak seharusnya terjadi.

” Terkadang dengan oretan jari wartawan banyak terbantu, tersentuh dan sadar pada suatu hal. Wartawan juga bisa sebagai mediator konfliknya suatu problem serta hal lain” terangnya

Kata Bakty, tidak zamannya lagi premanisme ada titik tengah suatu problem. Hak wartawan memberikan dan mempublikasikan hasil investigasinya dilapangan.

” Saya harap Siapapun yang berinteraksi dengan wartawan sambutlah dengan baik, sebab mereka juga punya tanggung jawab bekerja sebagai profesional profesi ” Ujarnya ( Rel/Norman).

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Tiga Damkar Diturunkan, Rumah Terbakar di Desa Panyabungan Julu Kec.Panyabungan Mandailing Natal

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Baru saja terjadi, Tiga Unit Rumah warga Desa Panyabungan Julu Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal,  Terbakar dan Dua Unit Terpaksa Dirusak untuk menghindari rembetan api yang membakar tiga…

    Read more

    Continue reading
    PDI Perjuangan Melepas Kapal Laksamana Malahayati Untuk Membawa Bantuan Medis dan Logistik Ke Flores

    CILEGON(Malintangpos Online):  PDI Perjuangan (PDIP) secara resmi melepas keberangkatan kapal laut Laksamana Malahayati menuju Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Kamis, 20 Agustus 2026. Kapal tersebut membawa armada medis dan…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses