Harun Mustafa Ajak Warga Madina Minum Kopi

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Keta marlopo minum kopi koum.
Trend minum kopi sudah ada sejak dulu, minum kopi dipercaya dapat menambah semangat, memberikan kehangatan pada tubuh, menimbulkan rasa tenang, dll.

Hal itu disampaikan Calon Bupati Madina H.Harun Mustafa Nasution di Akun Facebooknya, Selasa(1/10).

Bagi saya kopi ini bukan hanya tentang lifestyle atau trend tapi sudah menjadi kebutuhan dan juga bagi sebahagian besar masyarakat.

Disebutkannya, Kopi hari ini sudah menjadi perantara silaturrahmi dan banyak masalah yang di selesaikan dimeja kopi.

Terkhusus, apalagi di daerah Mandailing Natal yang beriklim hujan tropis dengan suhu udara berkisar antara 23°c – 32°c dan kelembaban udara antara 80 – 85 %, yang semakin mendorong kita sering ngopi.

Mandailing Natal sangat terkenal sebagai penghasil kopi terbaik bahkan sampai ke mancanegara, ada kurang lebih 3.500 hektare luas lahan kopi di Kabupaten Mandailing Natal.

Yang menjadi masalah kenapa hari ini petani kopi kita banyak yang mengeluh

Dan memang inilah yang menjadi PR kita bersama untuk kedepan memikirkan nasib dan kesejahteraan petani kopi dan pengolah kopi, bagaimana kopi memberikan dampak yang baik bagi ekonomi masyarakat, madung Mangopi Bornginon Koum, ujar Calon Bupati Madina Nomor.1 ( Satu) Harun Mustafa( Red).

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Gedung SDN 029 Lumban Dolok Kec.Siabu Kupak -Kapik Dibiarkan Bupati Mandailing Natal

    LUMBAN DOLOK(Malintangpos Online): Memprihatinkan Kondisi Gedung SD Negeri 029 Lumban Dolok Kecamatan Siabu, yang kupak – kapik dibiarkan oleh Bupati dan DPRD Mandailing Natal. ” Pengakuan Orangtua siswa, Permohonan untuk…

    Read more

    Continue reading
    Direktur : ‎Tidak Ada Pungli. Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR

    NATAL(Malintangpos Online): Sejumlah pegawai Aparatus Sipil Negara (ASN) di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Husni Thamrin Natal mengeluhkan adanya dugaan pungutan Liar (Pungli) yang disebut sebagai “uang administrasi” saat…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses