11 Tahun Malintang Pos

*** Catatan Askolani Nasution ***

Penulis Askolani Nasution.

Sebelas tahun bertahan bukan hal yang mudah bagi sebuah media cetak. Tetapi Malintang Pos bisa melampaui itu.

Karena itu, beberapa orang yang pada awalnya skeptis dengan media ini, saya yakin, setidaknya memunculkan pertanyaan baru: “Apa yang membuat Malintang Pos bertahan?”

Bukan rahasia lagi. Dalam sepuluh tahun terakhir memang ada gempuran yang luar biasa terhadap media cetak.

Mulai dari naiknya harga kertas, biaya cetak, distribusi, dan kenaikan upah. Tapi yang lebih dahsyat adalah menurunnya secara drastis minat baca terhadap media cetak.

Kecenderungan terakhir ini juga dirasakan semua media. Bahkan koran dan majalah nasional oleng dibuatnya.

Dan saya tahu, beberapa media yang dulu nyaris menguasai pangsa pasar, justru setiap tahun harus menjual asetnya agar tetap bisa terbit.

Lebih dari itu, tantangan terbesar media cetak saat ini, ya media sosial yang begitu membabi buta. Nitizen bahkan tidak peduli validisasi fakta.

Kecepatan sebaran informasi seakan-akan menjadi hal paling penting. Semua orang juga mengambil peran jurnalistik dalam mempublikasikan fakta.

Dalam konteks seperti itu, Malintang Pos bertahan selama 11 tahun, sungguh luar biasa.

Sekaligus tentu banyak menjadi pelajaran bagi kita bersama, bahwa dalam perubahan berbagai pola informasi dan teknologi informasi yang begitu dinamis, Malintang Pos masih bisa terus hadir di tengah-tengah kita.

Selain itu, tentu juga peran Malintang Pos selama ini dalam menyikapi dinamika sosial politik, sepatutnya kita puji sebagai hal yang semestinya.

Pers bukan alat kekuasaan. Karena itu menjadi lucu ketika media massa terkooptasi seolah-olah hanya corong pemerintah. Media tetap pilar ke empat demokrasi.

Akhirnya, Selamat Ulang Tahun Ke – 11 koran Malintang Pos. Semoga makin berjaya.

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

 

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    ADAKAH KEJUTAN “KUDA HITAM” DI LUAR RADAR (NALAR?) MUSDA KNPI MADINA 2026?

    Kripis Lepas || Gugus Literasi Mandailing Epicentrum Musda VII KNPI Mandailing Natal (Madina) mulai memasuki babak yang menarik.** Enam orang telah mengambil formulir bakal calon ketua. Batas pengembalian formulir dijadwalkan…

    Read more

    Continue reading
    Giat Ops.Patuh Toba 2026 Polres Madina Datangi Warga Pidoli Lombang, Sekolah Namira Husada dan Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Operasi Patuh Toba 2026 yang digelar Polres Mandailing Natal( Madina) berlangsung mulai 26 Oktober – 08 November 2026.Operasi ini mengusung slogan “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas Aman,…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses