
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Operasi Patuh Toba 2026 yang digelar Polres Mandailing Natal( Madina) berlangsung mulai 26 Oktober – 08 November 2026.Operasi ini mengusung slogan “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas Aman, Tertib, dan Berkeselamatan”.


Sedangkan, Edukasi Pelajar di Sekolah Namira Husada, sekaligus Sosialisasi di lingkungan pendidikan ini ditargetkan untuk membentuk karakter generasi muda yang taat hukum sejak dini. Fokus imbauan bagi para pelajar di antaranya
Larangan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi (knalpot brong) yang dapat mengganggu kenyamanan publik.
Serta, Larangan keras mengemudikan kendaraan secara ugal-ugalan atau berboncengan lebih dari satu orang.
Dan Menanamkan prinsip keselamatan sebagai kebutuhan utama dalam beraktivitas ke sekolah.

Sementara itu, Sambang Kamtibmas di Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru Kecamatan Lembah Sorik Marapi(PSM), Pendekatan ke salah satu pesantren terbesar di Sumatra Utara ini dilakukan untuk merangkul para santri agar menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.
Dan Petugas memberikan pemahaman seputar pentingnya mematuhi aturan jalan raya demi menghindari risiko fatalitas kecelakaan.
Serta, Kolaborasi dengan pihak pengasuh pesantren untuk bersama-sama mengingatkan santri maupun wali santri yang berkunjung agar menjaga ketertiban parkir dan berkendara di sekitar jalur lintas Sumatra Purba Baru, ujar Kapolres Melalui Kasat Lantas Polres Madina, Iptu. Sumardi.SH.MM.

Sebagai informasi tambahan, Operasi Patuh Toba 2026 ini berlangsung selama 14 hari penuh, terhitung mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, katanya(Isk/Dita)
Admin : Iskandar Hasibuan.SE.








