26 Tahun Kab.Madina, Apa Yang Berubah dan Apa Yang Disyukuri Oleh Masyarakat ( 1)

Iskandar Hasibuan(Penulis).

09 Maret 1999 yang lalu wilayah Mandailing Natal dari Batas Desa Aek Badak Tapanuli Selatan – Desa Simaninggir Sihepeng Mandailing Nstal, diresmikan Gubernur Sumatera Utara, menjadi Kabupaten Mandailing Natal, dengan Pj.Bupatinya H.Amru Helmy Daulay.SH dan Sekda H.Maragati Lubis, dengan serba kekurangan, baik kantor maupun Biaya Operasionalnya.

Awal pertama Mandailing Natal, Pj.Bupati Madina H.Amru Helmy Daulay.SH Tinggal di Mess Pemprovsu Panyabungan atau disamping Kantor Koramil 13 Panyabungan / Depan RSU Panyabungan.

Waktu itu, Pj.Bupati Madina memanggil sejumlah Wartawan, antara lain M.Saad Lubis, AT.Tarihoran dan Lukman Hakim Hasibuan dan Gong Matua Hasibuan( Hr.Mimbar Umum), Munir Lubis dan Iskandar Hasibuan( Hr.Waspada), Manaon Lubis( Demi Masa), Nazrun Zebua ( Gebrak) ke Kantornya, jumat(10/3 – 1999) untuk Diskusi soal singkatan Mandailing Natal.

H.Amru Daulay.SH, H.Maraganti Lubis dan Ir.Masruddin Dalimunthe ” Menantang ” Wartawan, untuk membuat tulisan tentang singkatan Mandailing Natal, apakah Mantal, Madina, atau Manpes dan Manja, dengan waktu 2 Minggu harus dapat, termasuk Simbol/Lencana Mandailing Natal.

Secara jujur, kita harus mengakui, bahwa H.Amru Daulay.SH, Sebagai Pj.Bupati dalam meletakkan dasar – dasar Pembangunan Mandailing Natal, harus kita akui” Langkah dan sikapnya ” mengayomi masyarakat, baik OKP/KNPI Bersatu, Organisasi Kontraktor Bersatu, Ulama Bersatu, Tokoh Adat Bersatu, walaupun waktu itu Mahasiswa Penyeimbang dalam meletakkan dasar – dasar Pembangunan Mandailing Natal. Saat itu yg akhirnya keluar tercetus ” Madina Yang Madani ” dengan singkatan Mandailing Natal adalah Madina.

Penulis masih ingat betul tantangan dari H.Amru Daulay.SH Kepada Penulis, coba tulis tentang Panyabungan sebagai Ibukota Kabupaten Mandailing Natal, apa yg harus dimulai dan dari mana kita harus memulainya, agar tidak ada yg merasa tersakiti warga Panyabungan.

” Wajah Kota Panyabungan Harus Cantik Dibuat oleh Bupati Mandailing Natal “ itulah judul tulisan Hr.Waspda di berita Kaki dengan Foto Kemacetan panjang pada hari Kamis di Kota Panyabungan.

Satu hari setelah berita tersebut terbit, Kabag Humas Pemda Mandailing Natal Drs.Sakti Fajar Lubis, datang ke rumah penulis agar jumpa dengan H.Amru Daulay.SH di Mess Pemprovsu, untuk membicarakan tulisan di Hr.Waspada Medan yg sangat tertarik Bupati saat itu begitu membacanya.( Bersambung Terus)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Warga Kampung Darek Padangsidimpuan Geram, Pasang Spanduk: Pengedar Narkoba Adalah Pengkhianat Bangsa

    PADANGSIDIMPUAN(Malintangpos Online): Rasa geram bercampur keprihatinan mendalam kini melanda warga Kampung Darek, Kelurahan Wek VI, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan. Sebagai bentuk penolakan keras terhadap maraknya peredaran narkoba yang mengancam lingkungan, masyarakat…

    Read more

    Continue reading
    Bupati Madina Ditantang Anggota DPRD Tuntaskan Carut Marut RSUD Panyabungan

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Anggota DPRD Mandailing Natal, H. Binsar Nasution, bongkar carut-marut RSUD Panyabungan. Meski digadang jadi rumah sakit rujukan, faktanya RSUD ini masih jauh dari standar. Ruang rawat kurang, AC…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses