
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Sekretaris Asosiasi Sepak Bola Kabupaten (Askab) Mandailing Natal, Arif Munanda, terlibat dalam kontroversi setelah dituding menyebarkan berita bohong terkait skorsing salah satu pemain bernama Muhammad Iqbal dari Azkyal Fc.
Dalam turnamen Longser 80 Cup I yang berlangsung di Kecamatan Tambangan, Arif Munanda dikabarkan menyebarkan informasi bohong dan tidak akurat ke publik tentang skorsing pemain tersebut.
“Jangan seperti pemain yang dari luar yang kena skorsing hingga memohon-mohon sampai menangis nangis,” kata Arif Munanda yang kemudian menyulut kemarahan tim dan manager Azkyal Fc.
Ucapan Nanda yang menyinggung pemain dari Azkyal Fc itu pun membuat manager tim tersebut naik pitam dan meminta Nanda menarik ucapannya, serta meminta maaf secara keseluruhan ke tim Azkyal Fc dan masyarakat.
Rahmat Hidayat pun menegaskan, jika Nanda tidak mencabut ucapannya, maka pihaknya akan mengambil langkah hukum.
“Kami meminta Nanda selaku Sekretaris Askab Madina untuk klarifikasi ucapannya secara terbuka di turnamen Longser 80 Cup I, dan mencabut ucapannya yang menyinggung tim kami, karena apa yang ia katakan itu adalah hoax dan tidak benar,” kata manager Azkyal Fc Rahmat Hidayat.
Bahkan, Rahmat pun menantang, jika permintaan maaf ini tidak dipenuhi Nanda, maka ia dan tim Azkyal Fc akan membuat laporan secara hukum terhadap Arif Munanda.
“Kami tidak akan tinggal diam jika permintaan maaf itu tidak segera di indahkan, karena ucapan hoax itu dapat merusak reputasi tim kami dan pemain kami menjadi terusik, karena kami tidak pernah menangis minta dikasihani untuk skorsing ini, dan kami juga sudah melakukan permohonan banding ke Asprov, dan sudah dimasukkan ke Asosiasi Provinsi Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Sumut,” tegasnya.
Sementara, salah satu sporter dari tim Azkyal Fc mengaku, insiden dan ucapan hoax ini menimbulkan pertanyaan tentang profesionalisme dan integritas Askab Madina dalam menjadikan Nanda sebagai Sekretaris.
Bahkan katanya, dugaan penyebaran ucapan bohong oleh Sekretaris Askab Madina ini dapat memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk tim yang bertanding dan masyarakat pecinta sepak bola secara luas.
Sebelumnya, Muhammad Iqbal, pemain Azkyal Fc pernah dituduh terlibat dalam kerusuhan dan provokasi di turnamen Muara Bangko Lingga Bayu beberapa bulan lalu.
Akibatnya, ia dijatuhi sanksi skorsing selama 1 tahun tidak boleh bermain di Mandailing Natal.
Namun, setelah tim Azkyal Fc melakukan banding, sanksi tersebut dikurangi menjadi 3 bulan.( Rel/Dedek).
Admin : Iskandar Hasibuan.








