PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Dua kasus dugaan pelanggaran membelit Arif Munanda atau Nanda, anggota Asosiasi Sepak Bola Kabupaten (Askab) Mandailing Natal (Madina).
Pertama, dugaan penyebaran informasi hoax terkait skorsing pemain Azkyal Fc, Muhammad Iqbal, yang diduga diumumkan di tengah lapangan sebelum pertandingan.
Kedua, dugaan penggelapan uang jaminan pendaftaran turnamen Danyon Cup III tahun 2024 lalu sebesar Rp 500.000 milik Azkyal Fc yang tak kunjung dikembalikan.
Manager Azkyal Fc, Rahmat Hidayat, meminta Askab Madina untuk segera memberhentikan dan menonaktifkan Arif Munanda dari jabatannya.
Permintaan ini disampaikan Rahmat Hidayat ke media ini pada Rabu (21/5/2025)
setelah Arif Munanda diduga melakukan penyebaran hoax dan penggelapan uang jaminan pendaftaran turnamen Danyon Cup III tahun 2024 lalu.
“Uang jaminan club kami sebesar Rp 500.000 tidak kunjung dikembalikan oleh Arif Munanda hingga hari ini,” kata Rahmat Hidayat.
Padahal kata Rahmat, pihaknya juga sudah mengkonfirmasi ketua panitia dan anggota panitia lainnya, yang menyatakan bahwa uang jaminan tersebut sudah berada di tangan Arif Munanda.
“Kami meminta yang bersangkutan untuk segera dinonaktifkan karena sudah memburukkan nama piala Danyon Cup,” kata Rahmat Hidayat.
Dugaan pelanggaran ini pun menimbulkan pertanyaan tentang integritas Askab Madina dan panitia turnamen Sepak Bola di Kabupaten Madina.

Sebelumnya, ucapan Arif Munanda yang menyinggung pemain dari Azkyal Fc itu pun membuat manager tim tersebut naik pitam dan meminta Nanda menarik ucapannya, serta meminta maaf secara keseluruhan ke tim Azkyal Fc dan masyarakat.
“Jangan seperti pemain yang dari luar yang kena skorsing hingga memohon-mohon sampai menangis nangis,” kata Rahmat menirukan ucapan Atif Munanda yang kemudian menyulut kemarahan tim dan manager Azkyal Fc.

Bahkan, Rahmat pun menantang, jika permintaan maaf ini tidak dipenuhi, maka ia dan tim Azkyal Fc akan membuat laporan secara hukum terhadap Arif Munanda.
Sementara menanggapi hal itu, Arif Munanda yang dikonfirmasi media ini belum memberikan tanggapannya terkait dugaan tersebut.( Dedek).
Admin : Iskandar Hasibuan.








