
Siapa Sobir Lubis.SH..? Kedua orangtuanya adalah petani, dan dia aktif disejumlah Organisasi, Pernah menjadi anggota KPUD dan anggota DPRD Madina dari Fraksi Golkar Mandailing Natal dan juga seorang tokoh penggiat dan penggerak Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Mandailing Natal.
Catatan Penulis, Sobir Lubis,SH adalah jebolan Fakultas Hukum USU dan mengawali usahanya dengan membangun Kampung Kaos Madina (KKM) meski secara perlahan dan tertatih Tatih dan usahanya sampai sekarang terus berjalan.

Seperti ungkapan orang bijak, bahwa hasil tak pernah mengkhianati usaha. Secara perlahan kegiatan itu terus tumbuh dan berkembang hingga saat ini menempati posisi teratas di Madina dalam sektor UMKM.
Telah banyak pembesar dan tokoh negeri ini yang singgah dan melihat dari dekat usahanya itu, bahkan tidak jarang mendapat tawaran kucuran dana baik dari dunia usaha serupa maupun dari organisasi dan asosiasi dibidangnya.
Sebelum Penulis lebih jauh menulis, sedikit kita kilas balik tentang Kampoeng Kaos Madina,Munculnya ide mendirikan usaha di bidang konveksi, Sablon dan percetakan diawali dari keinginan untuk mewujudkan kreatifitas generasi muda Mandailing Natal.
Usaha ini didasari untuk memberdayakan kreatifitas dan sumber daya manusia generasi muda di bumi Gordang Sambilan, dengan ciri khas nenonjolkan kultur Tapanuli Bagian Selatan.

Atas dasar pemikiran tersebut maka sekumpulan generasi muda Mandailing Natal merintis wadah usaha bersama dengan mendirikan Kelompok Maulana Production pada tahun 2007.
Seiring perkembangan waktu, muncul pemikiran untuk membuat wadah usaha dengan mendirikan CV. Kampoeng Kaos Madina (KKM)
Berdirinya usaha ini merupakan salah satu upaya untuk menciptakan usaha kecil menengah di Panyabungan.
Diawal berdirinya, Kampoeng Kaos Madina membuat kaos cinderamata khas Mandailing Natal bekerjasana dengan PT. Caladi Lima Sembilan Bandung (produsen Kaos C 59).

Seiring dengan perjalanan waktu, usaha
ini mulai bergerak menjadi produsen kaos dan usaha percetakan.
Hingga saat ini Kampoeng Kaos Madina telah mampu memproduksi kaos cendera mata, kaos Olah raga, batik madina, tas topi, payung, gelas, dan berbagai cendera mata khas Mandailing.
termasuk memproduksi alat kesenian Daerah yaitu Gordang Sambilan, dl. Saat ini Maulana Production memiliki dua sayap usaha yaitu Maulana Production danbKampoeng Kaos Madina (KKM) yang terdaftar di Panyabungan.
1) Nama perusahaan : Maulana Production
Alamat : JI. Jambu Lintas Timur, Kelurahan sipolu-polu Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal
SIUP. :503/313/SIUP/KPTSP/B-I/2009
Mobile/WA : 0813 9618 9007 / 0813 S191 0272
2) Nama perusahaan : CV. Kampoeng Kaos Madina
Alamat : J1. Jambu Lintas Timur, Kelurahan sipolu-polu Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal
PWP Nomor : 24.700.734.7-118.000
TDP : 02.19.3.46.00005
Mobile/WA : 0813 9618 9007 / 0813 51910 272
website : www.kampoengkaosmadina.com

VISI DAN MISI
VISI
1. Melestarikan Budaya Tapanuli Bagian Selatan yang di aplikasikan dalam suatu produk.
2. Menjadi Konveksi terdepan penghasil produk kaos berkualitas di Tapanuli Bagian Selatan, sumatera utara dan indonesia umumnya.
3. Mengurangi debit penganguran di Mandailing Natal dan sekitarnya dengan cara perengrutan karyawan.
MISI
1. Selalu berupaya untuk menyampurnakan produk.
2. Meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk.
3. Menguatkan sistem pemasaran dengan nilai – nilai kejujuran dan ekonomis.
BUDAYA PERUSAHAN
Perusahaan ini memiliki prinsip kerja untuk melakukan segala aktifitasnya yaitu:
1. Motivasi
Selalu bekerja untuk mencapai visi perusahaan.
2. Inovatif
Selalu berusaha untuk memperbaharui produk yang lebih berkualitas.
3. Leadership
Menanamkan nilai kepemimpinan kepada seluruh karyawan perusahaan agar lebih
menjiwai konsep dipimpin dan
memimpin.
4 Ekonomis
Selalu berusaha agar produk tetap bernilai ekonomis dengan kealitas terbaik.
5. Dedikasi
Berperan aktif dalam melestarikan budaya Mandailing Khususnya.

KOMITMEN PERUSAHAAN
CV. kampoeng Kaos Madina selalu berkomitmen untuk memberikan kualitas produk terbaik untuk semua konsumen, dengan jalan :1. Bahan yang berkualitas.
2. Produk yang ekonomis ( Bersambung Terus).
Admin : Iskandar Hasibuan.








