” ADK 2020 Masuk Angin “JPKP P.Sidimpuan Siap Adu Data Dengan Kejatisu

P SIDEMPUAN(Malintangpos Online): Mardan Eriansyah Siregar, SSos, selaku pelapor dugaan tindak pidana korupsi pada kasus Alokasi Dana Kelurahan (ADK) tahun anggaran 2020 di Padangsidempuan, yang diduga kesannya seperti “masuk angin”.

Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pemerintah (JPKP) Kota Padangsidimpuan itu juga pertanyakan sudah sejauh mana kasus itu bergulir.

Seperti yang kami ketahui, penyelidikan (dugaan korupsi ADK TA 2020) ditangani pihak Kejati Sumut.

Namun, kami selaku pelapor, sampai hari ini, tidak tahu perkembangan penyelidikannya sudah sejauh mana.

Ada apa ini Kejati Sumut?” tanya Mardan saat ditemui wartawan, Selasa (6/9) pagi di P.Sidimpuan.

Dengan tidak adanya kejelasan sudah sejauh mana perkembangan penyelidikan terhadap kasus tersebut, Mardan bahkan,  siap mengadu data dengan penyelidik Kejati Sumut.

Pihaknya mengaku heran, mengapa kesannya Kejati Sumut diam seribu bahasa, padahal masyarakat Kota PSP Menunggu tindaklanjut kasus tersebut.

“Oleh karenanya ketidakjelasan terhadap kasus itu, kami memohon kepada KPK RI dan Jamwas Kejagung RI, agar turun tangan menangani kasus tersebut. Dan, kami juga siap, jika harus membawa data-data dugaan korupsinya, baik ke KPK atau ke Kejati Sumut,” imbuh Mardan.

Mardan juga mempertanyakan, apakah penanganan kasus dugaan korupsi ADK tersebut sebegitu sulitnya, sehingga proses penyelidikan yang berjalan berlangsung begitu lama.

Sebab, kasus korupsi dana belanja tidak terduga (BTT) Covid-19 di Dinas Kesehatan Kota PSP saja, sudah menemukan titik terang dengan menetapkan oknum Kepala Dinasnya, sebagai tersangka.

“Jika ini terus berlarut-larut, kami akan menggelar aksi ke Kejati Sumut atau bila perlu ke Kejagung RI dan KPK RI,sekaligus mempertanyakan kejelasan kasusnya,” gimana kita mau mau memberantas korupsi di negeri sedangkan kasus yang sudah jelas kita laporkan tak di jalankan oleh pihak kejatisu, ” Hello pak kajatisu Ada Apa dengan kasus ADK kota P.Sidimpuan pak”
tegas Mardan bertanya

Sebagai pengingat, pada Senin (6/9/2021) lalu, Dewan Pimpinan Daerah Jaringan Pendamping Kebijakan Pemerintah (DPD JPKP) Kota P.Sidimpuan, melaporkan sejumlah pejabat setempat, terkait proyek yang bersumber dari ADK TA 2020 yang dipihak ketigakan.

Dengan mengedepankan azas praduga tak bersalah, DPD JPKP minta agar Kejari Kota PSP Memanggil semua pihak yang terlibat di pelaksanaan proyek ADK TA 2020 yang dipihak ketigakan itu. Adapun jumlah realisasi anggaran ADK TA 2020, yakni Kecamatan PSP Utara Rp6.097.757.700.

Kecamatan Psp Selatan Rp4.161.800.000. Kecamatan PSP Tenggara Rp760.000.000. Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua Rp760.683.000. Dan Kecamatan PSP Hutaimbaru Rp1.905.950.000.(SMS)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.