Akibat Gempa, Bangunan Cagar Budaya Semakin Berkurang

PADANG(Malintangpos Online):  Kota Padang banyak bangunan cagar budaya. Namun sejak gempa hebat pada 2009 silam, jumlah bangunan cagar budaya semakin berkurang.

“Banyak bangunan cagar budaya kita yang rusak kena gempa,” ungkap Kasi Cagar Budaya Disdikbud Kota Padang Marshaleh Adaz, kemarin.

Marshaleh Adaz mengatakan terdapat 72 bangunan cagar budaya sebelum gempa 2009. Namun pasca gempa, jumlahnya merosot menjadi 52 bangunan.

“Agar tidak lupa dengan bangunan cagar budaya yang ada, kemudian kita dokumentasikan dan videokan,” sebutnya.

Pekan lalu Disdikbud memutar video dokumentasi cagar budaya di Padang. Salah satu tujuannya yakni untuk menggali potensi bangunan fisik lainnya yang berpotensi didaftarkan sebagai objek cagar budaya.

“Beberapa bangunan yang berpotensi menjadi cagar budaya seperti rumah adat kajang padati, bangunan pabrik Semen di Indarung dan bunker atau lubang jepang,” pungkas Kasi Cagar Budaya Disdikbud.(Charlie)

 

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    LSM & Pembina Korwasis Minta Kapolda Sumut Ungkap Penambang Yang Meninggal di Lokasi PETI Batas Tapsel – Madina

    PANABARI(Malintangpos Online): Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat(LSM) Genta Madina, Chandra Siregar dan Pembina KORWASIS( Koperasi Wartawan Siabu Sekitar), Todung Mulya Lubis, meminta dan mendesak agar Kapolda Sumut, Irjen. Pol. Whisnu Hermawan…

    Read more

    Continue reading
    Serai Wangi dan Nilam Dua Komoditas Unggulan di Sektor Pertanian Yang Dicanangkan Pemkab Madina

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Serai wangi dan nilam menjadi dua komoditas unggulan di sektor pertanian dalam program pembangunan yang dicanangkan Perintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina). Hal itu terungkap dalam acara Sosialisasi…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses