Aksi BNN dan Polri di Madina, 2 Ha Ladang Ganja Ditemukan Lagi di Tor Sihite

Ladang Ganja di Tor Sihite Desa Banjar Lancat Panyabungan Timur/Agus Hasibuan

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Setelah dilakukan penyelidikan selama Dua(2) hari, Tim Gabungan terdiri  dari BNNK dan Polres Mandailing Natal, serta BNN Provinsi Sumatera Utara, Minggu (3-11) kembali Menemukan sekitar 2 Hektare Ladang Ganja di Lembah Tor Sihite Desa Banjar Lancat Kecamatan Panyabungan Timur.

            Informasi yang diperoleh dari Wartawan Agus Hasibuan, bahwa penemuan Ladang Ganja di peroleh informasi adanya laporan masyarakat ke BNN dan setelah turunnya BNN Provinsi Sumatera Utara dipimpin oleh AKBP. Edy Masuri Nasution,SH langsung melakukan penyisiran dan hanya dengan waktu satu(1) hari informasi ladang ganja sudah ditemukan.

            Waktu itu, oleh AKBP.Edy Masuri Nasution bersama dengan Ka.BNN Kabupaten Mandailing Natal dan jajaran Polres Mandailing Natal dengan personil 12 orang langsung menuju Tempat Penanaman Ganja dan pada lokasi pertama ditemukan sekitar luasnya 1 Hektare yang sudah di panen oleh pemiliknya.

            Sedangkan dilokasi kedua(2) ditemukan kembali 1 Hektare yang ukurannya sudah bisa di panen dan akhirnya oleh personil BNN dan Polri serta masyarakat mencabut semua pohon ganja dilokasi yang kedua, sebagian besar dibakar dan sebagian lagi sekitar 1000 batang dibawak ke Kantor BNNK untuk menjadi barang bukti.

Pohon Ganja Dibakar/ Agus

Pihak BNN Provinsi Sumut diwakili oleh AKBP.Edy Masuri Nasution,SH yang dihubungi Via selularnya, Minggu sore(3-11) membenarkan adanya sekitar 2 Hektare ditemukan Ladang Ganja, terdiri dari jenis sipa panen dan yang sudah panen dijemur pemiliknya yang belum diketahui dilokasi penemuan ladang ganja.

            Kata dia, penemuan Ladang ganja diwilayah Lembah Tor Sihite Desa Banjar Lancat Kecamatan Panyabungan Timur saat ini sekitar 2 Hektare dan bulan yang lalu juga pihaknya telah menemukan sekitar 7 Hektare diwilayah Panyabungan Timur dan siapa pemiliknya belum diketahui sama sekali, karena masih diperjalanan terkadang sudah diketahui oleh masyarakat daerah itu.

            “ Sulit sekali untuk mendapatkan pemiliknya, selain kenderaan yang kita pakai sudah mereka kenal betul, juga mata-mata mereka kemungkinan juga ada di sepanjang jalan menuju daerah itu, jadi untuk menangkap pemilik ladang masih memerlukan Tim yang benar-benar tidak mereka ketahui naik kenderaannya ke daerah itu,” ujar AKBP.Edy Masuri Nasution yang merupakan perwakilan dari BNN Provinsi Sumatera Utara ( AH/Red)

 

 

 

Liputan :Agus Hasibuan

Admin   : Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.