Antisifasi Banjir Susulan di Malintang, Tumpukan Kayu Dihulu Sungai Harus Disingkirkan

Pemuda Desa Malintang Julu Menelusuri Hulu Sungai Banjir Malintang,Selasa(28-3)

MALINTANG JULU(Malintangpos Online):” Ya Allah, tumpukan kayu-kayu besar masih menumpuk di Hulu Sungai(Aek) Patabotung Cq. Aek Kayuara yang merupakan hulu sungai yang membuat Sungai(Aek ) Patabotung Meluap dan memporak-porandakan rumah dan areal pertanian masyarakat di sepanjang Daerah Aliran Sungai(DAS) Minggu malam(26-3) lalu.

            Karena itu, Naposo/Nauli Bulung Desa Malintang Julu Kecamatan Bukit Malintang, Selasa(28-3) dengan alat seadanya menelusuri Hulu Sungai, ternyata ribuan kubik kayu bulat bergelimpangan yang sudah lapuk, kalau masih turun hujan diperkirakan akan meluluh lantakkan apa saja yang ada disepanjang Daerah Aliran Sungai(DAS) nantinya.

            “ Jalan terbaik untuk mengantisifasi Banjir Susulan dimusim hujan sekarang ini adalah dengan menyingkirkan seluruh kayu-kayu bulat yang masih menumpuk di Hulu Sungai Aek Kayuara yang mengalir ke Aek Patabotung,” ujar Ketua Naposo Bulung Desa Malintang Julu Dodi Kuniawan Nasution kepada Malintangpos Online, Selasa malam(28-3) usai menelusuri anak sungai daerah itu.

Tumpukan Kayu dihuku sungai Aek Kayuara penyebab Banjir Banjir Bandang Malintang ditemukan pemuda

Bagaimana caranya…? Tentu itulah yang dikhawatirkan pemuda desa itu, makanya para pemuda Memohon Pemerintah Mandailing Natal khususnya Bupati Madina Drs.H.Dahlan Hasan Nasution ikut mencari jalan keluarnya, bila perlu Bupati Madina menurunkan Tim untuk menyingkirkan semua kayu-kayu bulat yang ada di DAS Aek Kayuara.

            Sementara itu, Tokoh Pemuda asal Malintang Julu M.Rusli Pulungan di Panyabungan, mengaku ikut perihatin dengan kondisi sungai wilayah itu, sebab kerusakan hutan dihulu sungai memang sudah lama, sebab selama ini telah banyak masyarakat menggunduli hutan dan membuang kayu-kayu besar ke dalam sungai, tanpa mau meikirkan dampak yang akan dimunculkannya dikemudian hari.

            “ Pengusaha perkebunan seenak perutnya menggunduli hutan, yang menjadi korban adalah masyarakat yang tidak menikmatinya, sebaiknya para pengusaha yang membuka perkebunan diwilayah itu dapat memberikan bantuannya untuk menyingkirkan kayu-kayu yang menumpuk dihulu sungai,” katanya.

            Ketua DPC.PDI Perjuangan Kab.Madina Iskandar Hasibuan, secara tegas mendesak Bupati dan Kapolres Madina untuk melakukan pengusutan terhadap seluruh oknum-oknum pengusaha perkebunan di hulu sungai untuk membantu masyarakat mengeluarkan kayu-kayu besar dari dalam sungai.

Naposo Bulung Malintang Julu Mengangkat tumpukan kayu yang bisa diangkat dihuku sungai penyebab banjir bandang

“ Saya akan langsung mendersak Bupati dan Kapolres Madina kalau begitu kondisinya, terima kasih saya kepada seluruh pemuda Desa Malintang Julu yang telah turun dan perahtian terhadap bencana yang muncul, bangkitlah wahai generasi mudaku,” ujar Iskandar Hasibuan dengan tegas.(red/Dodi).

Admin : Dina Sukandar Hasibuan.A.Md

Komentar

Komentar Anda

Related Posts

Pemda Madina Bergerak Lambat, Gelondongan Kayu dan Sampah Sumbat Terowongan Jembatan Aek Mata Panyabungan

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Rabu (25/02/26) malam hingga Kamis (26/02/26) dini hari yg lalu, mengakibatkan peningkatan debit air Sungai (Aek )Mata yang melintas…

Read more

Continue reading
Advocat Nasional : Hal Kecil Saja DPRD Tidak Berani, Apalagi Soal APBD Madina

JAKARTA(Malintangpos Online): Advocat Nasional, Mohd.Amin Nasution,SH, Mengutarakan Soal kecil, masalah Lampu Penerangan Jalan Umum(LPJU) saja Anggota DPRD Madina II, Tidak Berani Bicara.   ” Masalah kecl saja mereka tidak berani…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses